Paclitaxel

Paclitaxel

Obat

Pengertian

Paclitaxel adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker. Paclitaxel adalah obat kemoterapi kanker yang bekerja dengan memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker. Paclitaxel digunakan untuk pengobatan kanker payudara (lini kedua), ovarium (lini pertama & kedua), kanker kepala & leher, kanker nasofaring.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Kemoterapi Sitotoksik.
  • Kandungan: Paclitaxel 6mg/mL; Paclitaxel 6 mg/16.7 mL; Paclitaxel 6 mg/50 mL
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan:┬áVial 5 mL; Vial 16.7 mL; Vial 50 mL.
  • Farmasi: Otto Pharmaceuticals, Dankos Farma, Sanbe Farma, Ferron Par Pharmaceuticals

Kegunaan

Paclitaxel 30 mg/5 mL Injeksi digunakan untuk pengobatan kanker payudara (lini kedua), ovarium (lini pertama & kedua), kanker kepala & leher, kanker nasofaring.

Dosis & Cara Penggunaan

Paclitaxel merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Paclitaxel juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.Penggunaan Paclitaxel injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Dosis Normal untuk Orang Dewasa Penderita Kanker Ovarium
    • Untuk pasien yang tidak diobati sebelumnya :175 mg/m2 diinfuskan lebih dari 3 jam setiap 3 minggu diikuti oleh cisplatin atau 135 mg/m2 diinfuskan selama 24 jam setiap 3 minggu diikuti dengan cisplatin
    • Untuk pasien yang sebelumnya dirawat karena kanker ovarium: 175 mg/m2 diinfuskan lebih dari 3 jam setiap 3 minggu atau 135 mg/m2 diinfuskan lebih dari 3 jam setiap 3 minggu
  • Dosis Normal untuk Orang Dewasa Penderita Sarkoma Kaposi
    • Untuk pasien dengan penyakit yang berhubungan dengan Sarkoma AIDS Kaposi: 135 mg/m2 diinfuskan lebih dari 3 jam setiap 3 minggu atau 100 mg/m2 diinfuskan lebih dari 3 jam setiap 2 minggu

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi yaitu mual, muntah, diare, sariawan, otot/nyeri sendi, mati rasa/kesemutan/sensasi tangan/kaki terbakar, pembilasan, pusing, atau mengantuk mungkin terjadi.

Kontraindikasi
-Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap paclitaxel

Interaksi Obat
-Meningkatkan konsentrasi plasma dan toksisitas (keracunan) dengan ketokonazole, rythromycin, fluoxetine, clopidogrel, cimetidine, ritonavir.
-Menurunkan efek terapi dengan rifampicin, carbamazepine, phenytoin, efavirenz.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Paclitaxel ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter