Pengertian

Polycrol merupakan obat yang diproduksi oleh Nicholas Lab Indonesia. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah dan dalam bentuk suspensi. Polycrol mengandung activated methylpolysiloxane, Mg(OH)2, Al(OH)3-Mg karbonat co-dried gel, yang diindikasikan untuk maag, tukak lambung, gangguan pencernaan, tukak usus 12 jari.

Keterangan

  1. Polycrol Suspensi 
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks, dan Antiulserasi
    • Kandungan: Activated methylpolysiloxane, Mg(OH)2, Al(OH)3 compressed gel
    • Bentuk: Suspensi
    • Satuan Penjualan: Botol Plastik
    • Kemasan: Botol Plastik @ 100 mL; Botol Plastik @ 180 mL
    • Farmasi: Nicholas Lab Indonesia.
  2. Polycrol Tablet Kunyah
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks, dan Antiulserasi
    • Kandungan: Activated methylpolysiloxane, Mg(OH)2 , Al(OH)3-Mg karbonat co-dried gel
    • Bentuk: Tablet Kunyah
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 12 Amplop @ 1 Strip @ 10 Tablet Kunyah
    • Farmasi: Nicholas Lab Indonesia.

Kegunaan

Polycrol diindikasikan untuk maag, tukak lambung, gangguan pencernaan, tukak usus 12 jari.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Polycrol Suspensi:
3 x sehari 1-2 sendok teh.

Aturan penggunaan Polycrol Tablet Kunyah:
3 x sehari 1-2 tablet kunyah.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin timbul adalah mual, muntah, sembelit, diare, hipermagnesemia (kadar magnesium dalam darah tinggi).

Kontraindikasi:
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap kandungan dalam obat.