Pengertian

Poviral Tablet adalah obat yang mengandung asiklovir. Poviral Tablet merupakan golongan obat antivirus namun tidak dapat mematikan virus yang menginfeksi penyakit tersebut, seperti halnya antibiotik yang dapat mematikan bakteri. Virus yang menyebabkan infeksi ini terus hidup dalam tubuh bahkan selama tidak terinfeksi. Poviral Tablet membantu mengurangi keparahan dan lamanya infeksi ini.

Poviral Tablet membantu luka sembuh lebih cepat, mencegah luka baru terbentuk, dan mengurangi rasa sakit atau gatal. Obat ini juga dapat membantu mengurangi lama nyeri yang tersisa setelah luka sembuh. Selain itu, pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah, asiklovir dapat mengurangi risiko virus menyebar ke bagian lain dari tubuh dan menyebabkan infeksi serius.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antivirus.
  • Kandungan: Acyclovir 200 mg, Acyclovir 400 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 tablet.
  • Farmasi: Kalbe Farma.

Kegunaan

Poviral Tablet diindikasi untuk infeksi herpes simplex pada kulit dan membran mukosa, pencegahan infeksi herpes simplex pada pasien immuno-compromised.

Dosis dan Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  1. Infeksi herpes simplex primer:
    • Dewasa: 200 mg, dikonsumsi 5 kali sehari selama 5-10 hari.
    • Dewasa dengan sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah: 400 mg sebanyak 5 kali dalam sehari.
    • Anak-anak < 2 tahun: separuh dosis orang dewasa.
  2. Herpes simplex berulang:
    • Dewasa: 800 mg per hari yang dibagi ke dalam 2-4 dosis.
  3. Perlindungan herpes simplex bagi pasien dengan sistem kekebalan tubuh lemah:
    • Dewasa: 200-400 mg, dikonsumsi 4 kali sehari.Anak-anak di bawah 2 tahun: separuh dosis orang dewasa.
  4. Cacar api (herpes zoster/shingles):
    • Dewasa: 800 mg, dikonsumsi 5 kali dalam sehari.
  5. Cacar air:
    • Dewasa: 800 mg, dikonsumsi 4-5 kali sehari.
    • Anak-anak di atas 2 tahun: 20 mg/kg berat badan, dikonsumsi 4 kali sehari. Dosis maksimal adalah 800 mg.
  6. Herpes simplex, untuk pasien dengan kerusakan ginjal:
    • Kadar kreatinin di bawah 10: 200 mg, dikonsumsi tiap 12 jam.
  7. Cacar air atau cacar api, untuk pasien dengan kerusakan ginjal:
    • Kadar kreatinin di bawah 10: 800 mg, dikonsumsi tiap 12 jam.
    • Kadar kreatinin 10-25: 800 mg, dikonsumsi tiap 8 jam.

Efek Samping

  • Diare.
  • Sakit perut, mual, atau kembung.
  • Sakit kepala atau pusing.
  • Demam
  • Ruam gatal.
  • Lelah.
  • Mengantuk.
  • Perubahan jumlah urine.
  • Nyeri punggung atau pinggang.
  • Perubahan suasana hati.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Proviral jika pasien mengalami masalah pada ginjal atau kondisi yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh (misalnya menderita HIV/AIDS atau baru menjalani transplantasi ginjal).

Interaksi Obat
1. Probenecid, cimetidine, mycophenolate mofetil; karena berisiko meningkatkan kadar acyclovir dalam darah.
2. Ciclosporin, tacrolimus, atau obat lainnya yang mempengaruhi kerja ginjal; karena dapat meningkatkan toksisitas pada ginjal.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Poviral ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).