Pengertian

Rasilez merupakan salah satu obat berbentuk tablet salut selaput yang mengandung Aliskiren, obat ini diproduksi oleh Novartis Indonesia. Rasilez digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Aliskiren termasuk kedalam golongan penghambat renin dan eplerenon (golongan antagonis aldosteron). Rasilez bekerja dengan cara mengurangi zat alami dalam tubuh yang dapat mempersempit pembuluh darah.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Inhibitor ACE / Penghambat Renin Langsung
  • Kandungan: Aliskiren 150 mg; Aliskiren 300 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan : Strip @ 7 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi : Novartis Indonesia.

Kegunaan

Rasilez digunakan untuk obat anti hipertensi.

Dosis & Cara Penggunaan

Rasilez merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan rasilez juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis: Awal 150 mg 1 kali sehari, dapat ditingkatkan sampai 300 mg 1 kali sehari.

Efek Samping

  1. Diare
  2. Nyeri perut
  3. Hipotensi
  4. Sakit kepala, pusing
  5. Kelelahan
  6. Sakit punggung
  7. Batuk
  8. Ruam


Kontraindikasi:

Hindari penggunaan Rasilez pada pasien:

  • Memiliki riwayat angioedema
  • Penderita gangguan ginjal berat.
  • Penggunaan bersamaan dengan penghambat ACE atau antagonis reseptor angiotensin II pada pasien diabetes melitus dan gangguan ginjal (GFR <60 mL / menit).
  • Penggunaan bersamaan dengan siklosporin, itrakonazol, dan quinidin.
  • Kehamilan.

Interaksi Obat:

  • Peningkatan risiko hipotensi jika diberikan bersamaan dengan antihipertensi lainnya.
  • Peningkatan risiko gagal ginjal akut jika diberikan bersamaan dengan inhibitor ACE, antagonis reseptor angiotensin II atau NSAID.
  • Efek antihipertensi dapat dikurangi jika diberikan bersamaan dengan obat anti inflamasi non steroid.
  • Peningkatan kadar serum jika diberikan bersamaan dengan atorvastatin, itraconazole, ketoconazole, verapamil.
  • Penurunan konsentrasi furosemide yang signifikan jika diberikan bersamaan dengan aliskiren.
  • Peningkatan risiko hiperkalemia jika diberikan bersamaan dengan pemberian diuretik hemat kalium, suplemen kalium atau zat apa pun yang dapat meningkatkan kadar kalium serum.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Rasilez ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).