Pengertian

Remeron merupakan obat anti depresan yang mengandung Mirtazapine. Remeron merupakan obat yang digunakan untuk mengobati depresi. Depresi adalah kondisi medis berupa perasaan sedih yang berdampak negatif terhadap pikiran, tindakan, perasaan, dan kesehatan mental seseorang. Remeron bekerja dengan mengembalikan keseimbangan zat kimia alami (neurotransmitter) dalam otak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidepresan
  • Kandungan: Mirtazapine 30 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Blister
  • Kemasan: Blister @ 10 Tablet
  • Farmasi: Schering Plough

Kegunaan

Remeron merupakan obat yang digunakan untuk mengobati depresi.

Dosis & Cara Penggunaan

Remeron merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Remeron juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis lazim: 15-45 mg / hari sebagai 1-2 dosis terbagi.

Efek Samping

  • Menambah nafsu makan dan berat badan
  • Mengantuk
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Peningkatan kadar enzim hati
  • Hipotensi ortostatik,
  • Parestesia (kesemutan)

Kontraindikasi: -

Interaksi Obat:

  • Potensiasi efek sedatif jika diberikan bersamaan dengan alkohol atau benzodiazepin.
  • Peningkatan kadar plasma jika diberikan bersamaan dengan inhibitor CYP3A4 yang poten (misalnya: Inhibitor HIV-protease, antijamur azole termasuk ketoconazole, erythromycin, nefazodone).
  • Mengurangi kadar plasma jika diberikan bersamaan dengan carbamazepine dan penginduksi CYP3A4 lainnya.
  • Peningkatan bioavailabilitas jika diberikan bersamaan dengan simetidin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Remeron ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.