Pengertian

Renadinac merupakan obat yang mengandung natrium diklofenak. Natrium diklofenak merupakan obat golongan OAINS (Obat Anti Inflamasi Non-Steroid), sehingga Natrium diklofenak dapat digunakan untuk pengobatan nyeri sendi dan mengatasi peradangan, diklofenak berkerja dengan menghambat produksi dari prostaglandin yang menyebabkan reaksi peradangan didalam tubuh.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: OAINS (Obat Anti Inflamasi Non Steroid)
  • Kandungan: Natrium Diklofenak 50 mg; Natrium diklofenak 25 mg; Natrium Diklofenak 75 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan

Renadinac digunakan untuk pengobatan nyeri sendi dan mengatasi peradangan.

Dosis & Cara Penggunaan

Renadinac termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter.

Aturan penggunaan, Dewasa : 3 x Sehari 1 Tablet.

Efek Samping

Efek samping yang terjadi apabila mengkonsumsi renadinac adalah

  • Gangguan irama jantung
  • Gangguan GI (Sistem pencernaan) seperti diare, konstipasi, mual, muntah, hilangnya nafsu makan
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Pusing, sakit kepala dan Mata merah.

Kontraindikasi:

  • Pasien yang mempunyai riwayat penurunan fungsi ginjal dan jantung.
  • Pasien yang mempunyai riwayat hipersensitif terhadap natrium diklofenak
  • Wanita hamil dan menyusui.

Interaksi Obat:

  • OAINS (Obat Anti Inflamasi Non Steroin) lain, Kortikosteroid, pengencer darah(Pendarahan di saluran pencernaaan)
  • Anti hipertensi jenis ACE inhibitor/ diuretik, ciclosporin dan tacrolimus menyebabkan kelebihan konsentrasi kalium di dalam darah.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Renadinac ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.