Pengertian

Risperidone OGB merupakan obat yang di produksi oleh Mersifarma Tirmaku Mercusana. Obat ini mengandung Risperidone yang diindikasikan untuk Psikosis skizofrenik akut dan kronis, kondisi psikotik lain di mana gejala positif dan / atau negatif mendominasi. Mengurangi gejala afektif terkait dgengan skizofrenia. Mekanisme kerja obat ini adalah risperidone memiliki aktivitas antagonis serotonin dopamin campuran yang berikatan dengan reseptor 5-HT2 di CNS dan di pinggiran dengan afinitas sangat tinggi, berikatan dengan reseptor dopamin-D2 tanpa afinitas.

Keterangan

  • Risperidon 2 mg
  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Antipsikotik
  • Kandungan : Risperidone
  • Bentuk : Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan : Dus, 2 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput; Dus, 5 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi : Mersifarma Tirmaku Mercusana.

Kegunaan

Risperidon diindikasikan untuk psikosis skizofrenik akut dan kronis.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Dewasa:
    Hari 1: 1 mg, hari 2: 2 mg, hari 3: 3 mg 2 x sehari. Dosis optimal yang biasa: 2-4 mg 2 x sehari.
  • Lanjut usia, pasien dengan gangguan ginjal atau hati
    Dosis awal: 0,5 mg 2 x sehari, dosis di tingkatkan menjadi 1-2 mg 2 x sehari.

Efek Samping

Efek Samping yang dapat timbul yaitu: Insomnia, gelisah, kecemasan, sakit kepala, mengantuk, kelelahan. Kadang-kadang, hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah yang terjadi tiba-tiba), refleks takikardia atau hipertensi, gejala ekstrapiramidal, peningkatan berat badan

Interaksi Obat:
Risperidone akan berinteraksi jika digunakan bersamaan dengan obat yang bekerja sentral, levodopa, dan agonis dopamin lainnya.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Risperidon ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.