Pengertian

Rovator merupakan salah satu Sediaan Tablet Salut yang mengandung Rosuvastatin Kalsium, obat ini diproduksi oleh Guardian Pharmatama. Rovator digunakan pennurun kolesterol tambahan terhadap diet ketika respons terhadap diet dan olahraga tidak memadai. Rovator adalah Hiperkolesterolemia primer (tipe IIa) atau dislipidemia campuran (tipe IIb), pengurangan kolesterol Low-density Lipoprotein (LDL) tinggi, kolesterol total, trigliserida dan meningkatkan kolesterol High-density Lipoprotein (HDL).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Dislipidemik.
  • Kandungan: Rosuvastatin Kalsium 10 mg ;¬†Rosuvastatin Kalsium 20 mg
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet.
  • Farmasi: Guardian Pharmatama.

Kegunaan

Rovator digunakan untuk menurunkan kolesterol.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan Rovator, harus dikonsultasikan Dokter:
Lansia: > 70 tahun Awalnya 5 mg. Pasien dengan gangguan ginjal berat (CrCl
Dosis: 5 atau 10 mg sekali sehari pada pasien naif statin atau pasien yang beralih dari inhibitor reduktase HMG-CoA lainnya. Penyesuaian dosis hingga 20 mg dapat dilakukan setelah 4 minggu, jika perlu.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Rovator, yaitu:

  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Sembelit.
  • Mual
  • Sakit perut.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Rovator pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif atau reaksi alergi.
  • Penyakit hati aktif (termasuk peningkatan transaminase serum.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Rovator:

  • Dapat menyebabkan peningkatan antagonis dengan vitamin K.
  • Peningkatan Cmax dan AUC dengan gemfibrozil.
  • Penurunan plasma dengan antasid yang mengandung Al dan Mg.
  • Penurunan AUC dan Cmax dengan eritromisin.
Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Rovatorke dalam Kategori X: Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.