Pengertian

Sagestam merupakan obat yang mengandung antibiotik Gentamicin sulfate. Obat ini tersedia dalam bentuk krim, dan sediaan tetes mata. Sagestam digunakan untuk mengobati infeksi kulit primer: folikulitis superfisial (radang folikel rambut), impetigo (infeksi kulit di tandai dengan adanya bercak merah), pioderma gangrenosum (luka besar (borok) yang timbul di kulit kaki), infeksi kulit sekunder, jerawat pustular, psoriasis (peradangan kulit yang di tandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik). Selain itu, Sagestam juga digunakan untuk mengobati infeksi pada mata yang di sebabkan oleh bakteri.

Keterangan

  1. Sagestam Krim

    • Golongan: Obat keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik Topikal
    • Kandungan: Gentamicin Sulfate 0.1 %
    • Bentuk: Krim
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube @ 10 g
    • Farmasi: Sanbe Farma
  2. Sagestam Tetes Mata
    • Golongan: Obat keras
    • Kelas Terapi: Anti-Infeksi & Antiseptik Mata
    • Kandungan: Gentamicin Sulfate 3 mg/ ml
    • Bentuk: Tetes Mata
    • Satuan Penjualan: Botol Plastik
    • Kemasan: Botol Plastik @ 5 ml
    • Farmasi: Sanbe Farma
  3. Sagestam Injeksi
    • Golongan : Obat Keras
    • Kelas Terapi : Antibiotik Topikal
    • Kandungan : Gentamicin Sulfate 40 mg/ mL
    • Bentuk : Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan : Ampul
    • Kemasan: Ampul @ 2 ml
    • Farmasi: Sanbe Farma

Kegunaan

Sagestam digunakan untuk mengobati dan mengatasi infeksi pada kulit dan mata yang di sebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Sagestam termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

Sagestam Krim

  • Oleskan Sagestam krim 3-4 kali sehari pada kulit yang terinfeksi.
    Pada impertigo contagiosa, kerak harus di bersihkan sebelum pemberian Sagestam.

Sagestam Tetes Mata

  • Teteskan Sagestam 1-2 tetes ke dalam mata yang terkena infeksi sebanyak 6 kali sehari. Infeksi berat Mungkin memerlukan 1-2 tetes setiap 15-20 menit pada awalnya.

Sagestam Injeksi
Infeksi parah

  • Dewasa: 3-5 mg / kg / hari 8 setiap jam selama 7-10 hari, dengan injeksi intramuscular atau infus intravena selama 30-120 menit. Atau, dapat juga memberikan 5-7 mg / kg sekali sehari melalui infus intravena untuk dosis berikutnya, disesuaikan sesuai dengan konsentrasi serum gentamisin.
  • Anak: 3-7.5 mg / kg setiap hari dalam 3 dosis terbagi.

Infeksi saluran kemih

  • Dewasa: 160 mg sekali sehari

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Sagestam, antara lain:

  • Iritasi pada kulit (sediaan krim)
  • Ulkus bakteri atau kornea
  • Rasa terbakar & iritasi mata

Kontra Indikasi:

  • Pasien dengan hipersensitif terhadap sagestam
  • Infeksi yang disebabkan oleh virus dan jamur

Interaksi Obat:
Sagestam tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat penicillins, amphotericin, cephalosporins, erythromycin, heparin, Na bicarbonate.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Sagestam ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.