Pengertian

Sanaflu Plus Batuk merupakan obat yang mengandung Paracetamol, dextromethorphan HBr, dan phenylpropanolamine HCl. Paracetamol memiliki aktivitas sebagai antipyretic (menurunkan demam) sekaligus analgetic (mengurangi rasa sakit ), phenylpropanolamine merupakan obat nasal decongestan (meredakan hidung tersumbat ), dan dextromethorphan merupakan obat penekan batuk dari kelas morphinan. Sanaflu Plus Batuk digunakan untuk membantu meringankan gejala flu, seperti: demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, meringankan batuk dan pilek.

Keterangan

  1. Sanaflu Plus Batuk Kaplet
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Paracetamol 500 mg, dextromethorphan HBr 15 mg, phenylpropanolamine HCl 15 mg
    • Bentuk: Kaplet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 4 Kaplet
    • Farmasi: Sanbe Farma
  2. Sanaflu Plus Batuk Sirup
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Paracetamol 120 mg, dextromethorphan HBr 7.5 mg, phenylpropanolamine HCl 3.5 mg Per 5 ml
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 60 ml
    • Farmasi: Sanbe Farma

Kegunaan

Sanaflu Plus Batuk digunakan untuk meredakan gejala flu, sakit kepala, hidung tersumbat, batuk, pilek, dan demam.

Dosis & Cara Penggunaan

  • Sanaflu Plus Batuk Kaplet
    - Dewasa: 1 kaplet, diminum 3 kali sehari.
    - Anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet, diminum 3 kali sehari.
  • Sanaflu Plus Batuk Sirup
    - Dewasa: 4 sendok takar (20 mL), diminum 3-4 kali sehari.
    - Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 mL), diminum 3 kali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan XXX, antara lain:
- Gangguan saluran pencernaan
- Gangguan psikomotorik
- Takikardia (detak jantung melebihi 100 kali per menit)
- Aritmia (gangguan irama jantung)
- Jantung berdebar
- Mengantuk
- Gangguan hati (jika diberikan dalam dosis tinggi dan dalam terapi jangka panjang)

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Sanaflu Plus Batuk pada pasien:
- Pasien yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misalnya: efedrin, pseudoefedrin, fenilefrin)
- Hipertensi berat
- Menerima terapi MAOI
- Disfungsi hati berat

Interaksi Obat:
Pemberian bersamaan dengan MAOI dapat menyebabkan hipertensi.