Pengertian

Sanmol mengandung Paracetamol yang digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri, seperti: sakit kepala, dan sakit gigi. Paracetamol adalah jenis obat yang termasuk kelompok analgesik atau pereda rasa sakit dan dipakai sebagai antipiretik atau menurunkan demam. Paracetamol mengurangi rasa sakit dengan cara mengurangi produksi zat dalam tubuh yang disebut prostaglandin. Prostaglandin adalah unsur yang dilepaskan tubuh sebagai reaksi terhadap rasa sakit. Paracetamol menghalangi produksi prostaglandin, sehingga tubuh menjadi tidak terlalu fokus pada rasa sakit. Paracetamol juga bekerja dengan memengaruhi bagian otak yang berfungsi mengendalikan suhu tubuh. Tersedia dalam bentuk tablet, sirup dan drops (obat tetes). 

Keterangan

  1. Sanmol Tablet
    • Golongan: Obat bebas
    • Kelas Terapi: Analgetik (Non Opioid) dan Antipiretik
    • Kandungan: Paracetamol 500 mg; Paracetamol 650 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 4 Tablet; Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Sanbe Farma
  2. Sanmol Sirup
    • Golongan: Obat bebas
    • Kelas Terapi: Analgetik (Non Opioid) dan Antipiretik
    • Kandungan: Paracetamol 120 mg; Paracetamol 250 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 4 Tablet
    • Farmasi: Sanbe Farma
  3. Sanmol Drops
    • Golongan: Obat bebas
    • Kelas Terapi: Analgetik (Non Opioid) dan Antipiretik
    • Kandungan: Paracetamol 60 mg/ 0.6 mL
    • Bentuk: Drops (Obat Tetes)
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol Tetes @ 15 mL
    • Farmasi: Sanbe Farma.

Kegunaan

Sanmol digunakan untuk menurunkan demam, dan meredakan nyeri.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Sanmol Tablet:

  • Dewasa: 1-2 tablet
  • Anak: ½-1 tablet

Aturan penggunaan Sanmol Sirup:

  • Anak 9-12 tahun: 15-20 mL
  • Anak 6-9 tahun: 10-15 mL
  • Anak 2-6 tahun: 5-10 mL
  • Anak 1-2 tahun: 5 mL

Aturan penggunaan Sanmol Drops:

  • Anak usia 1-2 tahun: 1-2 tetes 
  • Anak usia <1 tahun: 1 tetes.

Diminum 3-4 kali sehari, setelah makan.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin timbul:
- Reaksi kulit
- Reaksi alergi lainnya
- Kerusakan hati (penggunaan jangka panjang dan overdosis).

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Sanmol pada pasien:
- Diketahui hipersensitif.
- Disfungsi hati yang parah.

Interaksi Obat:
Penggunaan bersamaan dengan alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Sanmol ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).