Pengertian

Sebivo Tablet adalah nama dagang dari obat Telbivudin yang berguna sebagai obat untuk penyakit hepatitis B kronis. Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B suatu anggota famili Hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Seseorang dikatakan terkena Hepatitis B kronis apabila virus tinggal dalam tubuh selama lebih dari enam bulan. Jenis hepatitis B ini lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak, namun tidak menutup kemingkinan terjadi pada remaja sampai dewasa. Telbivudin bekerja dengan cara menekan laju perkembangan virus atau replikasi virus Hepatitis B dan mencegah progresi penyakit hati kronis menjadi sirosis (kanker hati) yang berpotensial memicu kegagalan hati. Terapi ini hanya mampu melemahkan dan menghambat, tetapi tidak mampu menghilangkan virus.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi.
  • Kandungan: Cetirizine diHCl 5 mg, Pseudoephedrine HCl 120 mg
  • Bentuk : Tablet Salut Selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan : Strip @10 Tablet Salut Selaput.
  • Farmasi : Novell Pharmaceuticals.

Kegunaan

Sebivo digunakan untuk mengobati hepatitis B kronis pada pasien dengan bukti replikasi virus dan peradangan hati.

Dosis & Cara Penggunaan

Sebivo merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. 

  • Dewasa : 600 mg sekali sehari.
    Pasien dengan gangguan ginjal dengan CrCl 30-49 mL/menit 600 mg sekali setiap 48 jam, kurang dari 30 mL/menit 600 mg sekali setiap 72 jam.
    ESRD 600 mg sekali setiap 96 jam.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi obat sebivo adalah:
-Pusing, sakit kepala.
-Kelelahan.
-Meningkatkan amilase dan lipase serum.
-Diare.
-Mual.
-Ruam.
-Kenaikan ALT (Alanine aminotransferase).

Kontraindikasi
-Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap telbivudin
-Pasien yang memiliki riwayat penurunan fungsi ginjal.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Sebivo ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).