Pengertian

Semax merupakan obat yang mengandung zat aktif Methionyl-Glutamyl-Histidyl-Phenylalanyl-Prolyl-Glycyl-Proline. Semax digunakan untuk pasien yang memiliki penyakit stroke ringan sampai berat. Semax bekerja dengan cara mengikat membran plasma nuklei subkorteks mengefektifkan proses intraseluler melalui pengikatan beberapa reseptor yang terletak pada membran plasma sel-sel otak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid
  • Kandungan: Methionyl-Glutamyl-Histidyl-Phenylalanyl-Prolyl-Glycyl-Proline 1%.
  • Bentuk: Cairan Tetes Hidung
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 3 mL
  • Farmasi: Pharma Laboratories

Kegunaan

Semax digunakan untuk pasien meningkatkan fungsi saraf, dan mengurangi kerusakan otak pada penderita stroke ringan sampai berat.

Dosis & Cara Penggunaan

Semax merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan semax juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis Semax:
- Stroke iskhemik akut ringan sampai sedang :24 tetes/hari selama 5 hari
- Stroke iskhemik akut berat : 24 tetes - 36 tetes/hari selama 5 hari

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Semax adalah:
-Mukosa hidung yang memucat
-Peningkatan kadar gula dalam darah tercatat pada 7.4%

Kontraindikasi
- Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap komposisi dari Semax.