Seroquel

Seroquel

Obat

Pengertian

Seroquel merupakan obat yang mengandung zat aktif Quetiapine Fumarate. Seroquel adalah obat yang digunakan untuk mengobati kondisi jiwa atau suasana hati tertentu (seperti skizofrenia, gangguan bipolar, episode mania tiba-tiba atau depresi terkait dengan gangguan bipolar). Seroquel dikenal sebagai obat antipsikotik (tipe atipikal). Seroquel bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu (neurotransmitter) di otak. Seroquel dapat mengurangi halusinasi dan meningkatkan konsentrasi.

Keterangan

  1. Seroquel
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antipsikotis
    • Kandungan: Quetiapine Fumarate 230.26 Mg; Quetiapine Fumarate 345.39 Mg; Quetiapine Fumarate 28.72 Mg; Quetiapine Fumarate 115.13 Mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Asrazeneca Indonesia.
  2. Seroquel XR
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antipsikotis
    • Kandungan: Quetiapine Fumarate 200 mg; Quetiapine Fumarate 300 mg; Quetiapine Fumarate 400 mg; Quetiapine Fumarate 50 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Asrazeneca Indonesia.

Kegunaan

Seroquel digunakan untuk mengobati kondisi jiwa atau suasana hati tertentu (seperti skizofrenia, gangguan bipolar, episode mania tiba-tiba atau depresi terkait dengan gangguan bipolar).

Dosis & Cara Penggunaan

Seroquel merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep Dokter.

  • Terapi skizofrenia:
    • Dewasa: 50 mg (hari ke-1), 100 mg (hari ke-2), 200 mg (hari ke-3), 300 mg (hari ke-4). Mulai hari ke-4 dan seterusnya, dosis efektif 300-450 mg/hari diberikan 2 kali perhari.
  • Terapi depresi:
    • Dewasa: 50 mg (hari ke-1), 100 mg (hari ke-2), 200 mg (hari ke-3) dan 300 mg (hari ke-4).
  • Episode Depresi yang Berhubungan dengan Gangguan Bipolar 
    • Total dosis harian untuk 4 hari pertama:
    • 50 mg (hari 1), 100 mg (hari 2), 200 mg (hari 3) dan 300 mg (hari 4). Dosis harian yang disarankan: 300 mg. Dosis harus diminum sekali sehari setiap hari sebelum tidur. 
  • Pengobatan Tambahan Episode Depresi Utama dalam MDD 
    • Dosis harian: Awalnya, 50 mg pada hari 1 dan 2, 150 mg pada hari 3 dan 4. Tingkatkan dosis dari 150-300 mg setiap hari berdasarkan evaluasi pasien secara individu. Berikan sebelum tidur. 
  • Beralih dari tablet Seroquel direct-release.Pengobatan dengan Dosis Seroquel dapat dialihkan ke Seroquel XR 
    • Pada dosis total harian yang setara yang diambil sekali sehari. Penyesuaian dosis individu mungkin diperlukan. Lansia Awalnya Seroquel 25 mg setiap hari kemudian naikkan dosis dalam peningkatan 25-50 mg setiap hari. Dapat dialihkan ke Seroquel XR dengan dosis harian total yang sama ketika dosis efektif tercapai. Dosis harus mulai dengan 50 mg setiap hari (hari 1-3) dosis ditingkatkan menjadi 100 mg setiap hari (hari 4) dan 150 mg setiap hari (hari 8).
  • Gangguan Hati 
    • Awalnya 50 mg sehari. Dosis apat ditingkatkan dalam dosis 50 mg setiap hari menjadi dosis efektif.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Seroquel adalah:

  • Pusing
  • Sembelit
  • Mulut kering
  • Takikardia (denyut jantung berdetak lebih cepat dari batas normal)
  • Peningkatan berat badan.

Kontraindikasi:
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap seroquel.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Seroquel ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan percobaan menunjukan adanya efek samping pada janin namun belum ada studi kontrol pada wanita hamil, obat dapat diberikan apabila efek terapinya lebih besar dari resiko pada janin.

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter