Pengertian

Serpasil merupakan obat yang mengandung zat aktif Reserpine. Serpasil digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Serpasil dapat di gunakan sebagai terapi tunggal atau di kombinasikan dengan obat anti hipertensi lainnya. Serpasil bekerja dengan mengurangi zat-zat tertentu dalam tubuh (seperti norepinefrin dan serotonin), sehingga membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan pada pasien yang memiliki masalah mental tertentu.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Antihipertensi lainnya
  • Kandungan: Reserpine 0.1 mg; 0.25 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Biochemie.

Kegunaan

Serpasil digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter. Aturan penggunaan:

Dosis awal: Hingga 0,5 mg / hari diberikan selama 1-2 minggu, kemudian kurangi hingga dosis terendah yang diperlukan untuk mempertahankan respons.
Dosis pemeliharaan: 0,1-0,25 mg / hari. Maksimal: 0,5 mg / hari.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah:
- Hidung tersumbat
- Sakit kepala
- Gejala sistem saraf pusat termasuk depresi
- Mengantuk
- Pusing
- Gangguan saluran pencernaan termasuk diare
- Kram perut
- Peningkatan sekresi asam lambung
- Hipotensi (tekanan darah rendah)
- Kejang
- Pembengkakan payudara.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Serpasil pada pasien:
- Penderita ulkus peptikum
- Memiliki riwayat depresi mental
- Penderita penyakit Parkinson
- Pasien yang menerima terapi electroconvulsive (ECT).

Interaksi Obat:

  • Efek hipotensi meningkat jika di gunakan bersamaan dengan diuretik thiazide dan antihipertensi lainnya.
  • Dapat menyebabkan eksitasi dan hipertensi pada pasien yang menerima terapi MAOI.
  • Risiko aritmia jantung jika di gunakan bersamaan dengan digitalis atau quinidine.
  • Dapat meningkatkan efek depresan SSP.
  • Dapat menghambat aksi amina kerja tidak langsung (misalnya: Efedrin).
  • Efek antihipertensi menurun jika di gunakan bersamaan dengan TCA.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Serpasil ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.