Pengertian

Sibelium merupakan obat yang mengandung Flunarizin. Sibelium digunakan untuk mencegah serangan migren, gangguan organ keseimbangan di telinga, dan gangguan pembuluh darah di seluruh tubuh yang bisa menyebabkan munculnya gejala pusing, tinnitus (bunyi berdenging pada telinga), vertigo, gangguan konsentrasi, kebingungan mental, gangguan ritme tidur, kesemutan, gangguan tropik, ekstremitas (tangan dan kaki) terasa dingin, kram saat berjalan atau berbaring. Sibelium juga efektif mengurangi frekuensi serangan serta tingkat keparahan migren. Namun, Sibelium tidak efektif jika dikonsumsi untuk mengobati serangan migren akut. Agar terhindar dari serangan migren, penderita harus mengonsumsi flunarizin secara terus menerus.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Vasodilator Periferal & Aktivator Serebral / Antiemetik / Sediaan Antimigraina
  • Kandungan: Flunarizin 5 mg; Flunarizin 10 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Blister
  • Kemasan: Blister @ 10 Tablet
  • Farmasi: Taisho Pharmaceutical Indonesia.

Kegunaan

Sibelium digunakan untuk mencegah migrain gangguan sirkulasi vestibular, serebral & perifer misalnya, pusing, tinitus, vertigo, gangguan tidur.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter.

  • Pencegahan migrain
    Dosis lazim: Pasien usia > 64 tahun: 5 mg sekali sehari di malam hari,
    Usia 18-64 tahun: 10 mg sekali sehari di malam hari.
    Dosis pemeliharaan: Dosis harian yang sama selama 5 hari, di lanjutkan selama 2 hari berturut-turut tanpa terapi. Ulangi siklus setiap minggu selama 6 bulan & dapat dilanjutkan jika kekambuhan terjadi.
  • Pengobatan & pencegahan gangguan sirkulasi vestibular, serebral & perifer
    Pasien> 64 tahun: 5 mg sekali sehari di malam hari
    Usia 18-64 tahun: 10 mg sekali sehari di malam hari sampai gejalanya hilang.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah:
- Hipersensitivitas
- Insomnia
- Kecemasan
- Gangguan sistem saraf
- Hipotensi
- Gangguan saluran pencernaan
- Kekakuan otot
- Gangguan jaringan kulit
- Galaktorea (pengeluaran cairan dari payudara).

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Sibelium pada pasien:

  • Hipersensitif
  • Riwayat depresi atau gejala penyakit Parkinson atau kelainan ekstrapiramidal lainnya.

Interaksi Obat:

  • Mengantuk berat jika di berikan bersamaan dengan alkohol, hipnotik dan obat penenang.
  • Galaktorea jika di berikan bersamaan dengan obat kontrasepsi oral selama 2 bulan pertama.