Pengertian

Sifrol merupakan sediaan obat yang mengandung zat aktif Pramipexole. Pramipexole termasuk dalam golongan agonis dopamin yang bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu (dopamin) di otak. Pramipexole adalah obat yang digunakan sendiri atau dengan obat lain untuk mengobati penyakit Parkinson. Pramipexole dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk bergerak dan menurunkan goncangan (tremor), kekakuan, gerakan melambat, dan ketidakseimbangan. Sifrol juga dapat menurunkan jumlah kejadian Anda tidak bisa bergerak (“sindrom on-off”). Sifrol juga digunakan untuk mengobati kondisi medis tertentu misalnya restless legs syndrome (RLS) yang menyebabkan dorongan luar biasa untuk menggerakkan kaki. Gejala biasanya terjadi pada malam hari bersama dengan perasaan tidak menyenangkan atau tidak nyaman di kaki. Sifrol dapat mengurangi gejala tersebut, sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Parkinson.
  • Kandungan: Pramipexole 0.125 mg; Pramipexole 0.25 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Alublister.
  • Kemasan: Alublister @10 Tablet.
  • Farmasi: Boehringer Ingelheim Indonesia.

Kegunaan

Sifrol digunakan sebagai mencegah gejala penyakit Parkinson idiopatik dengan atau tanpa levodopa.

Dosis & Cara Penggunaan

Sifrol merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter.

Aturan penggunaan Sifrol:
Untuk dosis awal diminum 0.375 mg/hr dibagi dalam 3 dosis. Dosis dapat ditingkatkan tiap 5 sampai 7 hari sampai maksimal 4.5 mg/hr. Untuk dosis pemeliharaan diminum 0.375-4.5 mg/hari. Atau sesuai petunjuk Dokter.

Sifrol dapat diminum sesudah makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Sifrol, yaitu:

  • Mual, berkeringat, merasa pusing, pingsan
  • Halusinasi
  • Nyeri otot, tertekan, atau letih dengan demam atau gejala flu dan urin berwarna gelap
  • Batuk berdahak putih atau merah muda (lendir), mengi
  • Perasaan sesak napas (bahkan dengan tenaga ringan), bengkak, kenaikan berat badan yang cepat
  • Merasa lemah atau lelah, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan yang cepat.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Sifrol pada pasien yang hipersensitive terhadap Pramipexole.

Interaksi Obat:
Hindari penggunaan Sifrol bersamaan dengan Simetidin, amantadin, antipsikotik, sedatif atau alkohol (efek aditif).

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Sifrol ke dalam Kategori B:
Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).