Pengertian

Sincronik adalah obat terapi jangka pendek untuk meredakan nyeri sedang sampai berat. Sincronik mengandung kombinasi tramadol, obat yang termasuk analgetik opioid, dengan paracetamol, obat yang mempunyai aktivitas sebagai analgetik sekaligus antipiretik. Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat ini tidak dimasukkan sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasinya dianggap tidak signifikan. Cara kerja paracetamol yang diketahui sekarang adalah dengan cara menghambat kerja enzim cyclooxygenase (COX). Enzim ini berperan pada pembentukan prostaglandin yaitu senyawa penyebab nyeri. Dengan dihambatnya kerja enzim COX, maka jumlah prostaglandin pada sistem saraf pusat menjadi berkurang sehingga respon tubuh terhadap nyeri berkurang. Paracetamol menurunkan suhu tubuh dengan cara menurunkan hipotalamus set-point di pusat pengendali suhu tubuh di otak. Namun keamanan dan efektivitas dari tramadol/paracetamol pada populasi pediatri belum diketahui secara jelas.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Analgesik.
  • Kandungan: Tramadol Hydrochloride 37.5 mg, Paracetamol 325 mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 kaplet.
  • Farmasi: Kalbe Farma.

Kegunaan

Untuk mengobati nyeri akut misalnya nyeri pasca operasi, untuk menangani rasa sakit pada tindakan diagnostik atau terapeutik.

Dosis & Cara Penggunaan

Dewasa ( > 18 tahun) : 1 - 2 kaplet, setiap 4 - 6 jam. Dosis dapat disesuaikan sesuai kebutuhan hingga maksimum 8 kaplet per hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin ditimbulkan setelah penggunaan Sincronik adalah mual, pusing, dan mengantuk. Efek samping lain yang jarang terjadi: asthenia, fatique, hot flushes, tremor, gangguan pencernaan, dan reaksi hipersentivitas yang hilang bila obat dihentikan.