Pengertian

Singulair merupakan obat yang mengandung Montelukast Na. Singulair adalah obat yang digunakan secara teratur untuk mencegah mengi dan sesak napas yang disebabkan oleh asma dan mengurangi jumlah serangan asma. Singulair juga digunakan sebelum latihan untuk mencegah masalah pernapasan selama latihan (bronkospasme).

Keterangan

  1. Singulair Tablet Kunyah 4 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiasmatik dan Obat COPD
    • Kandungan: Montelukast Na 4 mg
    • Bentuk: Tablet Kunyah
    • Satuan Penjualan: Blister
    • Kemasan: Blister @ 7 Tablet Kunyah
    • Farmasi: Merck Sharp & Dohme Pharma
  2. Singulair Tablet Salut Selaput
     
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiasmatik dan Obat COPD
    • Kandungan: Montelukast Na 10 mg
    • Bentuk: Tablet Salut Selaput
    • Satuan Penjualan: Blister
    • Kemasan: Blister @ 7 Tablet Salut Selaput
    • Farmasi: Merck Sharp & Dohme Pharma
  3. Singulair Sachet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiasmatik dan Obat COPD
    • Kandungan: Montelukast Na 4 mg
    • Bentuk: Granula
    • Satuan Penjualan: Sachet
    • Kemasan: Dus @ 28 Sachet
    • Farmasi: Merck Sharp & Dohme Pharma

Kegunaan

Singulair digunakan untuk mencegah dan mengobati asma kronis pada orang dewasa dan mencegah bronkokonstriksi (kontraksi bronkus) yang disebabkan oleh olahraga.

Dosis & Cara Penggunaan

Singulair termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Asma
    Dewasa usia ≥15 tahun: 1 tablet, diminum sekali sehari saat malam hari.
    Anak usia 2-5 tahun: 1 tablet kunyah 4 mg atau 1 sachet oral 4 mg setiap hari.
  • Pencegahan bronkokonstriksi yang diinduksi latihan
    Dewasa: 1 tablet, diminum 2 jam sebelum latihan.
    Anak usia 2-5 tahun: 1 tablet kunyah 4 mg atau 1 sachet oral 4 mg setiap hari, diminum 2 jam sebelum latihan.
    Dosis tambahan tidak boleh dikonsumsi dalam 24 jam.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Singulair, antara lain:
- Infeksi saluran pernapasan atas
- Diare
- Mual, muntah
- Peningkatan kadar transaminase serum (ALT, AST)
- Ruam

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif.

Interaksi Obat:
Penurunan AUC jika diberikan bersamaan dengan fenobarb.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Singulair ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).