Pengertian

Sistenol merupakan obat yang mengandung N-acetylcysteine dan Parasetamol. Sistenol adalah obat yang digunakan untuk menurunkan demam yang disertai batuk pada gejala influenza. Kandungan N-acetylcysteine dalam Sistenol berfungsi mengencerkan dahak pada penyakit saluran pernapasan dimana terdapat banyak lendir atau dahak. N-acetylcysteine digunakan sebagai terapi pada pasien dengan kondisi paru-paru tertentu seperti cystic fibrosis, emfisema (penyakit progresif jangka panjang pada paru-paru yang umumnya menyebabkan napas menjadi pendek), bronkitis (infeksi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru atau bronkus yang menyebabkan terjadinya peradangan atau inflamasi pada saluran tersebut), pneumonia (peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, maupun jamur), atau tuberkulosis. Kandungan Paracetamol pada Sistenol digunakan untuk meredakan rasa sakit ringan hingga menengah dan menurunkan demam.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik
  • Kandungan: Paracetamol 500 mg, N-acetylcysteine 200 mg
  • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 10 Kaplet Salut Selaput
  • Farmasi: Dexa Medica

Kegunaan

Sistenol digunakan untuk mengatasi batuk berdahak dan menurunkan demam yang disertai dengan flu.

Dosis & Cara Penggunaan

Sistenol termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Dewasa dan anak usia > 11 tahun: 1 kaplet, diminum 3 kali sehari
  • Anak usia 6-11 tahun: ½-1 kaplet, diminum 3 kali sehari
  • Anak usia 1-5 tahun: ¼-½ kaplet, diminum 3 kali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Sistenol, antara lain:
- Reaksi alergi
- Neutropenia (kadar neutrofil kurang dalam darah)
- Trombositopenia (jumlah trombosit kurang dari normal)
- Mual, muntah
- Gangguan saluran pencernaan
- Disfungsi hati (dalam dosis tinggi / penggunaan jangka panjang)

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif.

Interaksi Obat:
- Tidak boleh diberikan bersamaan dengan antikoagulan kumarin, indanedione.
- Dapat menyebabkan hipotermia jika diberikan bersamaan dengan fenotiazin atau antipiretik lainnya.