Pengertian

Solafexone merupakan sediaan obat dalam bentuk serbuk injeksi yang diproduksi oleh Meprofarm Indonesia. Solafexone adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi seperti saluran pernapasan, tulang ginjal dan jaringan lunak, infeksi perut dan genital (kelamin), gonore (penyakit menular seksual yang di sebabkan oleh bakteri Neisseria Gonorrhoeae), infeksi saluran kemih, sepsis (peradangan di seluruh tubuh yang disebabkan oleh infeksi), meningitis (peradangan yang terjadi pada lapisan pelindung otak), serta mencegah infeksi sebelum operasi.

Keterangan

  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Antibiotik Sefalosporin
  • Kandungan : Solafexone Na 1g/Vial
  • Bentuk : Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan : Vial
  • Kemasan : Dus, 1 Vial @ 1 gram
  • Farmasi : Meprofarm Indonesia

Kegunaan

Solafexone digunakan untuk mengobati berbagai infeksi yang di sebabkan oleh bakteri, serta mencegah infeksi sebelum operasi.

Dosis & Cara Penggunaan

Solafexone merupakan Golongan Obat Keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter.

  • Dewasa dan Anak: >12 tahun : 1- 2 gram 1 kali perhari

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Solafexone, antara lain gangguan pencernaan. Jarang: kolitis pseudomembran, gangguan koagulasi darah, gangguan urin (oliguria), infeksi jamur (mikosis), demam, peningkatan kadar kreatinin serum.

Kontraindikasi :
Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan Solafexone Injeksi dan sefalosporin.

Kategori Kehamilan :
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Solafexone ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).