Pengertian

Solpenox merupakan obat yang mengandung antibiotik untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri. Selain itu, Solpenox juga digunakan sebagai antibiotik untuk membantu mengobati tukak (luka) lambung atau usus yang disebabkan oleh bakteri H.pylori. Solpenox bekerja dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri, sehingga dapat membunuh bakteri. Solpenox juga bisa dikombinasikan dengan obat lainnya untuk membantu mengatasi gejala penyakit yang timbul. Solpenox hanya digunakan untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri, sehingga penggunaan nya pada infeksi virus (seperti flu dan pilek) dan jamur tidak akan berhasil. Penggunaan Solpenox yang tidak tepat tujuan dan dosis dapat menyebabkan bakteri menjadi resisten (kebal) terhadap obat ini dan dapat menyebabkan penurunan efektifitas obat ini.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Amoxicillin 500 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan : Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Solas Langgeng Sejahtera PT

Kegunaan

Solpenox berguna untuk membantu mengobati infeksi akibat bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Solpenox merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan Obat Keras, sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. 

  • Aturan penggunaan Amoxicillin:
    • Dewasa: 250-500 mg tiap 8 jam atau 500-875 mg tiap 12 jam.
    • Anak: berat badan < 40 kg: 40-90 mg/kg dalam 2-3 dosis terbagi.
    • Injeksi: 500 mg tiap 8 jam secara Intramuskular atau Intravena.
    • Maksimal 3 gram/hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Amoxicillin, antara lain mual, muntah, diare, ruam, perubahan warna gigi, pusing.

Kontraindikasi
Pasien yang hipersensitif dengan Amoxicillin dan antibiotik golongan Penisilin lainnya.

Interaksi Obat
- Dapat mengurangi kemanjuran kontrasepsi oral.
- Kloramfenikol, makrolida, sulfonamid, dan tetrasiklin dapat mengganggu efek bakterisida Amoxicillin.
- Peningkatan resiko alergi dengan Allopurinol.
- Dapat meningkatkan efek antikoagulan.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Solpenox ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).