Pengertian

Spasminal adalah sediaan obat antipasmodik yang mengandung Methampyrone, Ekstrak belladonna, dan Papaverine HCl. Methampyrone bekerja sebagai obat analgetik yang berfungsi untuk menghilangkan nyeri, sedangkan Papaverin dan Ekstrak Belladona bekerja sebagai obat spasmolitik yang secara langsung merelaksasikan otot polos.Spasminal berfungsi membantu mengatasi gangguan spastik (kejang) pada saluran pencernaan, saluran kemih dan kelamin, saluran empedu, dismenore (nyeri perut pada saat haid). 

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Antispasmodik
  • Kandungan: Methampyrone 500 mg, Ekstrak belladonna 10 mg, Papaverine HCl 25 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan : Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Hexpharm Jaya PT

Kegunaan

Spasminal merupakan obat yang digunakan untuk membantu menyembuhkan beberapa gangguan, seperti :

  • Gangguan spastik (kejang) pada saluran pencernaan
  • Saluran kemih dan kelamin
  • Saluran empedu
  • Dismenore (nyeri perut pada saat haid)

Dosis & Cara Penggunaan

Spasminal merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan Obat Keras, sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. 

Aturan penggunaan Spasmin sebagai berikut :

  • Dewasa : diminum 3 kali sehari 1 sampai 2 tablet
  • Anak : diminum 3 kali sehari ½ -1 tablet. Spasminal dapat diminum sesudah makan. 

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Spasminal antara lain :
-Meningkatnya tekanan dalam mata
-Midriasis (suatu keadaan dimana pupil mengalami konstriksi)
-Mulut kering
-Peradangan kabur
-Kemerahan pada leher
-Takikardia (detak jantung meningkat).
-Dada berdebar
-Sembelit
-Suhu tubuh tinggi
-Ruam kulit
-Muntah
-Fotofobia (rasa takut abnormal pada cahaya)

Kontraindikasi :
Jangan diberikan pada pasien dalam keadaan Glaukoma sudut tertutup ( gangguan penglihatan yang dapat mengakibatkan kebutaan dalam waktu singkat ), hernia hiatal (kondisi di mana bagian atas perut menonjol hingga ke bagian pembukaan diafragma ), gangguan hati dan ginjal kronik, atonia usus, ileus paralitik (keadaan abdomen akut berupa kembung distensi usus karena usus tidak dapat bergerak ), penyempitan saluran kemih atau salurah cerna, asma.

Interaksi Obat :
Antikolinergik, histamin, reserpin, guanetidin, antasida

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Spasminal ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).