Pengertian

Spiramycin adalah obat yang berfungsi untuk mengobati Toksoplasmosis (infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii), jika parasit Toxoplasma gondii terinfeksi pada wanita hamil maka dapat menurunkan risiko penyebaran infeksi pada bayi yang belum lahir. Spiramycin termasuk dalam golongan antibiotik makrolida, bekerja sebagai mengatasi penyakit infeksi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Makrolida.
  • Kandungan: Spiramycin 500 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip @ 10 Tablet
  • Kemasan: Strip
  • Farmasi: Dexa Medica

Kegunaan

Spiramycin digunakan untuk mengobati pasien yang terinfeksi parasit toksoplasmosis (infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit Toxoplasma gondii).

Dosis & Cara Penggunaan

Spiramycin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter.

- Dewasa: 6-9 juta unit / hari dalam 2-3 dosis terbagi, meningkat menjadi 15 juta unit per hari, diberikan dalam dosis terbagi untuk infeksi berat.
- Anak dan bayi baru lahir dan pencegahan : 50 mg / kg 2 kali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Spiramycin:
-Gejala alergi : Gatal-gatal, pembengkakan pada wajah, lidah, bibir, dan tenggorokan.
-Masalah pada sistem pencernaan : mual, muntah, nyeri perut bagian atas, diare, sembelit

Kontraindikasi:
-Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap spiramycin atau antibiotik golongan makrolida

Interaksi Obat:
-Memberikan resiko distonia akut (gangguan yang menyebabkan otot bergerak sendiri tanpa sadar).
-Menurunkan absorbsi dari carbidopa dan konsentrasi levodopa
-Meningkatkan resiko terkena aritmia ventrikular ketika dikonsumsi bersama dengan cisapride, astemizole, dan terfenadine