Pengertian

Stalevo merupakan sediaan obat yang mengandung Levodopa, Carbidopa dan Entacapone. Stalevo digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson. Penyakit Parkinson berhubungan dengan rendahnya tingkat zat kimia yang disebut dopamin di otak. Stalevo diubah menjadi dopamin dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan kadar zat kimia ini. Selain itu, Stalevo digunakan untuk mengobati kekakuan, tremor, kejang, dan gangguan kontrol otot pada penyakit Parkinson. Stalevo juga digunakan untuk mengobati kondisi otot yang sama ketika disebabkan oleh obat-obatan seperti klorpromazin (Thorazine), fluphenazine (Prolixin), perphenazine (Trilafon), dan lain-lain.

Keterangan

  1. Stalevo 100/25/200 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Antiparkinson
    • Kandungan: Levodopa 100 mg, carbidopa 25 mg, entacapone 200 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Botol @ 30 Tablet
    • Farmasi: Novartis Indonesia.
  2. Stalevo 200/50/200 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Antiparkinson
    • Kandungan: Levodopa 200 mg, carbidopa 50 mg, entacapone 200 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Botol @30 Tablet
    • Farmasi: Novartis Indonesia.
  3. Stalevo 75/18.75/200 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Antiparkinson
    • Kandungan: Levodopa 75 mg, carbidopa 18.75 mg, entacapone 200 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Botol @30 Tablet
    • Farmasi: Novartis Indonesia.
  4. Stalevo 125/31.25/200 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Antiparkinson
    • Kandungan: Levodopa 125 mg, carbidopa 31.25 mg, entacapone 200 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Botol @30 Tablet
    • Farmasi: Novartis Indonesia.

Kegunaan

Stalevo digunakan untuk membantu terapi pengobatan penyakit Parkinson dan fluktuasi motorik.

Dosis dan Cara Penggunaan

Stalevo termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

Dosis 1 tablet / dosis. Dosis individual. Maksimal: Carbidopa 375 mg / hari dan levodopa 1.500 mg / hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Stalevo, antara lain:

  • Dyskinesias atau gerakan yang tidak terkendali pada tubuh.
  • Otot berkedut dan blepharospasm atau mata kedutan.
  • Mual.
  • Perubahan mental, depresi, disfungsi kognitif.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Stalevo pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Gangguan hati berat.
  • Glaukoma sudut sempit.
  • Penggunaan bersamaan dengan MAOI nonselektif.
  • Riwayat sindrom ganas neuroleptik atau rhabdomyolysis nontraumatic.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Stalevo :
Obat antiparkinson lainnya, antihipertensi, antidepresan, antagonis reseptor dopamin, persiapan Fe.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Stalevo ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.