Temodal

Temodal

Obat

Pengertian

Temodal merupakan salah satu Sediaan Kapsul yang mengandung Temozolomide, obat ini diproduksi oleh Orion Corporation/ Merck Sharp dan Dohme Pharma. Temozolomide adalah obat kemoterapi yang bekerja dengan memperlambat pertumbuhan sel. Temodal diindikasikan untuk megobati glioma (tumor) ganas yang berulang atau progresif, Melanoma metastasis (kanker kulit), Glioblastoma multiforme (tumor otak). Penggunaan obat ini harus dengan Resep Dokter. Temodal tersedia 2 kekuatan dosis yang berbeda, yaitu Temodal 20 mg dan 100 mg. Perbedaan kekuatan dosis digunakan untuk membedakan tingkat tujuan terapi, kondisi biologis atau rasa sakit yang diderita oleh pasien.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Sitotoksik Kemoterapi.
  • Kandungan: Temozolomide 20 mg;┬áTemozolomide 100 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @1 Kapsul.
  • Farmasi: Orion Corporation/ Merck Sharp dan Dohme Pharma.

Kegunaan

Temodal digunakan sebagai terapi pengobatan sitotoksik kemoterapi.

Dosis & Cara Penggunaan

Temodal merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Temodal juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa:

  1. Per Oral Glioblastoma multiforme Fase bersamaan: 75 mg / m2 sekali sehari selama 42 hari dengan radioterapi fokal. Lakukan monoterapi 4 minggu setelah menyelesaikan fase bersamaan:
    • Siklus 150 mg / m2 sekali sehari selama 5 hari diikuti dengan istirahat 23 hari.
    • Siklus 2: 200 mg / m2 sekali sehari selama 5 hari. Jika dosis tidak dapat ditingkatkan pada siklus 2, jangan menambah dosis pada siklus berikutnya. Dosis yang digunakan dalam siklus 2 diberikan selama sisa siklus, memungkinkan toksisitas, hingga 6 siklus.
  2. Glioma maligna rekuren atau progresif.
    • Kemoterapi: 200 mg / m2 sekali sehari selama 5 hari, diikuti istirahat 23 hari (1 siklus).
    • Kemoterapi Akut: 150 mg / m2 / hari selama 5 hari diikuti dengan istirahat 23 hari (1 siklus), meningkat menjadi 200 mg / m2 / hari untuk siklus ke-2 jika tidak ada toksisitas hematologis.
  3. Melanoma metastatik 200 mg / m2 / hari selama 5 hari setiap 28 hari.
    Harus diminum dengan perut kosong. Diminum setidaknya 1 jam sebelum makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Temodal, yaitu:

  1. Gangguan Pencernaan: Mual, muntah, sembelit, diare, sakit perut.
  2. Sakit kepala
  3. Kelelahan
  4. Kejang-kejang
  5. Gangguan memori
  6. Gangguan konsentrasi
  7. Tremor atau gemeteran.
  8. Penglihatan kabur.
  9. Gangguan pendengaran
  10. Gangguan bicara
  11. Gangguan kulit: ruam.
  12. Leukopenia (rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh)
  13. Anemia.
  14. Hiperglikemia atau meningkatnya kadar gula dalam darah.
  15. Penurunan berat badan
  16. Insomnia.


Kontraindikasi:

Hindari penggunaan Temodal pada pasien yang memiliki indikasi:

  1. Hipersensitif atau alergi terhadap dacarbazine. Myelosupresi parah.
  2. Wanita hamil.


Interaksi Obat:

Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Temodal:

  1. Berkurangnya efektivitas vaksin dan infeksi umum dapat terjadi pada pasien yang diimunisasi dengan vaksin.
  2. Penurunan clearance temozolomide dengan asam valproat.


Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan temodal ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter