Thephidron

Thephidron

Obat

Pengertian

Thephidron 8 mg Tablet merupakan obat yang diproduksi oleh PT. Combiphar. Thephidron mengandung Bromhexine HCl, yang berfungsi membantu mengencerkan dahak pada saluran pernapasan atau yang disebut juga dengan mukolitik. Obat ini bekerja dengan menghambat sel yang menghasilkan mukus sehingga mudah dikeluarkan.

Keterangan

  • Thephidron 8 mg Tablet
  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Batuk & Pilek
  • Kandungan: Bromhexine HCl
  • Bentuk: Tablet salut selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 20 Strip @ 10 Tablet salut selaput
  • Farmasi: PT. Combiphar

Kegunaan

Thephidron 8 mg Tablet membantu mengencerkan dahak pada saluran pernapasan

Dosis & Cara Penggunaan

Thephidron 8 mg Tablet merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Thephidron 8 mg Tablet juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa: 8-16 mg, 3 kali sehari.
Anak usia 2-5 tahun: 8 mg per hari, yang dapat dibagi ke dalam 2-3 jadwal konsumsi.
Anak usia 6-11 tahun: 4-8 mg, 3 kali sehari.
Anak usia ≥ 12 tahun: Sama dengan dosis dewasa

Efek Samping

Efek Samping:
Efek samping yang dapat timbul saat penggunaan Thephidron yaitu :
1. Berkeringat
2. Gangguan pencernaan: Mual, muntah, diare, sakit perut bagian atas.
3. Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Ruam, pruritus.
4. Gangguan sistem kekebalan: Angioedema, urtikaria, bronkospasme.
5. Gangguan sistem saraf: Sakit kepala, pusing.
6. Jarang timbul : sindrom Stevens-Johnson dan nekrolisis epidermal toksik (TEN).

Kontraindikasi:
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif terhadap bromhexine HCl.

Interaksi Obat:
Bromhexine dapat meningkatkan penyerapan antibiotik.

Kategori Kehamilan:
Kategori A: Studi terkontrol pada wanita hamil tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin, dan kecil kemungkinannya untuk membahayakan janin.
Belum diketahui apakah bromhexine dapat diserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dengan Dokter.

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter