Pengertian

Theracim adalah obat yang mengandung zat nimotuzumab. Nimotuzumab merupakan zat yang bekerja dengan mengikat domain ekstraseluler dari epidermal growth factor receptor (EGFR, HER1, c-Erb-1) dengan afinitas intermediate dan spesifisitas tinggi. Nimotuzumab menghambat ikatan EGF dengan reseptornya dan menghambat pertumbuhan sel tumor secara in vivo dan in vitro. Nimotuzumab memiliki efek anti-angiogenik, anti-proliferatif, dan efek pro-apoptotik poten pada tumor yang overekspresi EGFR.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Targeted Cancer Therapy.
  • Kandungan: Nimotuzumab 50 mg.
  • Bentuk: Vial.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Box @ 2 vial.
  • Farmasi: Kalbe Farma.

Kegunaan

Theracim dapat digunakan untuk mengobati glioma derajat tinggi resisten kemoterapi pada anak/remaja dengan diagnosis derajat III atau IV menurut WHO secara histologi, progresif setelah terapi primer atau relaps secara radiologi.

Dosis & Cara Penggunaan

Theracim merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Theracim juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.Penggunaan Theracim injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

Diberikan secara infus intravena selama 30 menit. Diphenhydramine sebelum terapi direkomendasikan untuk meminimalkan reaksi infus yang mungkin terjadi.

Efk Samping

Menggigil, fatigue, sakit kepala, mual, pireksia, tremor, peningkatan SGPT, dan muntah. Non-serius (pada anak): eritema, leukopenia, fatigue, sakit kepala, mual, dan muntah. Jarang: mialgia, somnolen, disorientasi, hematuria, peningkatan enzim hati. Sangat jarang: reaksi alergi yang berpotensi fatal (termasuk hipotensi dan urtikaria cepat dan berat).

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif Nimotuzumab
  • Wanita hamil dan menyusui