Pengertian

Tonar merupakan obat yang mengandung α-ketoisoleucine 67 mg, α-ketoleucine 101 mg, α-ketophenylalanine 68 mg, α-ketovaline 86 mg, DL-α-hydroxy methionine 59 mg, L- lysine acetate 105 mg, L- threonine 53 mg, L- tryptophan 23 mg, L- histidine 38 mg, L- tyrosine 30 mg, total nitrogen 36 mg, total Ca 50 mg. Tonar berfungsi untuk terapi gagal ginjal dan dikombinasi dengan diet rendah protein.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Terapi Ginjal Kronik
  • Kandungan: α-ketoisoleucine 67 mg, α-ketoleucine 101 mg, α-ketophenylalanine 68 mg, α-ketovaline 86 mg, DL-α-hydroxy methionine 59 mg, L- lysine acetate 105 mg, L- threonine 53 mg, L- tryptophan 23 mg, L- histidine 38 mg, L- tyrosine 30 mg, total nitrogen 36 mg, total Ca 50 mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Kaplet.
  • Farmasi: Sandoz

Kegunaan

Tonar digunakan untuk terapi gagal ginjal kronik.

Dosis & Cara Penggunaan

Tonar merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan tonar juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa dengan berat badan 70 kg: 3 x sehari 4-8 kaplet

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi tonar adalah hiperkalsemia (Kadar kalium dalam tubuh lebih banyak dari batas normal)

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Tonar pada penderita yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu dari komposisi tonar dan pasien yang memiliki riwayat penyakit hiperkalsemia

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan tonar ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.