Trilac

Trilac

Obat

Pengertian

Trilac mengandung Triamcinolone sebagai zat aktifnya. Trilac digunakan untuk membantu mengobati kondisi seperti asam urat, kelainan darah, reaksi alergi yang parah dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Trilac bekerja dengan mengurangi respon sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit, sehingga dapat mengurangi gejala seperti pembengkakan, nyeri dan reaksi alergi. Trilac juga dapat digunakan bersamaan dengan obat lain untuk mengatasi gangguan hormon. Hindari penggunaan Trilac pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan

  1. Trilac Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Kortikosteroid hormon
    • Kandungan: Triamcinolone 4 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Tablet
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT
  2. Trilac VialĀ 

    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Kortikosteroid hormon
    • Kandungan: Triamcinolone 10 mg/5 ml
    • Bentuk: Vial
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Vial @ 1 mL; Vial @ 5 mL
    • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT

Kegunaan

Trilac digunakan sebagai Obat Anti Inflamasi (Peradangan).

Dosis & Cara Penggunaan

Trilac merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan trilac juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan trilac injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Suntik intramuskular
    • Dewasa: Jika menggunakan triamcinolone acetonide, dosisnya adalah 20-80 mg pada otot bokong. Sedangkan jika menggunakan triamcinolone diacetate, dosisnya adalah 40 mg pada otot bokong.
    • Anak-anak: Jika menggunakan triamcinolone acetonide, dosisnya adalah 0.11-1.6 mg/kgBerat Badan per hari, yang dibagi ke dalam dalam 3-4 jadwal penyuntikan.
  • Tablet
    Dewasa: 4-48 mg per hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin muncul selama penggunaan Flamicort, antara lain gangguan saluran cerna, perubahan pikiran, nafsu makan meningkat, peningkatan kerapuhan kulit, hiperglikemik (kadar gula darah lebih tinggi dari normal), hipertensi (tekanan darah tinggi), gagal jantung kongesif

Kontraindikasi:
Hindari pemberian Amtocort pada pasien yang diketahui hipersensitif terhadap Triamcinolon, penderita infeksi jamur sistemik, penderita purpura trombositopenik idiopatik

Interaksi Obat:

  • Merusak kontrol glukosa darah jika diberikan bersamaan dengan insulin dan agen hipoglikemik oral.
  • Meningkatkan risiko pengembangan tukak peptik & perdarahan saluran pencernaan jika diberikan bersamaan dengan obat anti inflamasi non steroid.
  • Antagonis blokade neuromuskuler oleh pancuronium.
  • Dapat meningkatkan risiko hipokalemia jika diberikan bersamaan dengan simpatomimetik & teofilin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Amtocort ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter