Pengertian

Ulsafate merupakan sediaan suspensi yang mengandung zat aktif Sucralfate. Sucralfate obat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah luka pada usus. Sukralfat membentuk lapisan atas bisul, melindungi daerah dari cedera lebih lanjut. Ulsafate dapat membantu pencegahan luka lambung yang disebabkan oleh penggunaan aspirin atau obat anti radang lainnya (misalnya ibuprofen, naproxen).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi:Antasida, Antirefluks, dan Antiulserasi
  • Kandungan: Sucralfate 500 mg/5 mL
  • Bentuk: Suspensi.
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 100 mL; Botol 200 mL
  • Farmasi: Combiphar.

Kegunaan

Ulsafate digunakan untuk mengobati luka pada usus, gastritis kronis dan pencegahan perdarahan gastrointestinal akibat ulserasi.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter.

  • Luka usus
    Dewasa: 1 gram 4 kali sehari atau 2 gram 2 kali sehari untuk 4-8 minggu, dapat diperpanjang hingga 12 minggu jika perlu. Dosis pemeliharaan untuk mencegah kekambuhan ulkus duodenum: 1 gram dua kali sehari. Maksimal: 8 gram setiap hari.
  • Gastritis kronis
    Dewasa: 1 gram 4 kali sehari atau 2 gram dua kali sehari untuk 4-8 minggu, dapat diperpanjang hingga 12 minggu jika perlu. Maksimal: 8 gram setiap hari.
  • Profilaksis perdarahan gastrointestinal akibat ulserasi stres
    Dewasa: 1 gram 6 kali sehari. Maksimal: 8 gram setiap hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Ulsafate, yaitu:

  • Sakit kepala, pusing, kantuk, susah tidur, vertigo.
  • Sembelit, diare, mual, muntah, perut kembung, gangguan pencernaan, ketidaknyamanan lambung, mulut kering.
  • Nyeri punggung.
  • Ruam kulit.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Ulsafate :

  • Dapat meningkatkan total beban tubuh Al dengan obat yang mengandung Al (antasida yang mengandung Al).
  • Dapat mengurangi penyerapan tetrasiklin, ranitidin, ketokonazol, teofilin, fenitoin, simetidin, siprofloksasin, norfloksasin dan digoksin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ulsafate ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).