Utergin

Utergin

Obat

Pengertian

Utergin merupakan salah satu sediaan injeksi yang mengandung Methylergometrine maleate, obat ini diproduksi oleh Ikapharmindo Putramas. Utergin diindikasikan untuk mencegah dan mengobati perdarahan postpartum (pasca melahirkan) dan postabortal. Methylergometrine adalah alkaloid ergot, yang secara langsung merangsang kontraksi otot polos uterus dan pembuluh darah. Utergin termasuk golongan Obat Keras, disuntikan melalui Intravena/Intamuskular/Subkutan (langsung melalui pembuluh darah), maka dari itu penggunaan obat ini Harus Dilakukan Oleh Tenaga Medis Profesional dan Resep Dokter.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat Uterus.
  • Kandungan: Methylergometrine maleate 0.2 mg/mL.
  • Bentuk: Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Ampul 1 mL.
  • Farmasi: Ikapharmindo Putramas.

Kegunaan

Utergin digunakan untuk pencegahan dan pengobatan perdarahan pasca melahirkan.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan Utergin 0.2 mg/mL, harus dilakukan dengan Tenaga Medis Profesional dan Resep Dokter. Dosis penggunaan Urtergin juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Intramuskular (di suntikkan melalui otot)
    • Pengobatan dan profilaksis perdarahan postpartum dan postabortal: Dewasa: 200 mcg. Dapat diulang setiap 2-4 jam. Maks: 5 dosis.
  2. Intravena (di suntikkan melalui pembuluh darah)
    • Pengobatan dan profilaksis perdarahan postpartum dan postabortal: Dewasa: Sebagai tindakan darurat: 200 mcg dengan injeksi lambat selama setidaknya 1 menit, dapat diulang setiap 2-4 jam, hingga maksimal 5 dosis.

Efek Samping

  • Sakit kepala, pusing, halusinasi.
  • Gangguan pencernaan: mual, muntah, diare
  • Hipertensi
  • Nyeri dada sementara
  • Hidung tersumbat
  • Kram kaki
  • Reaksi alergi.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Utergin epada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipertensi
  • Penyakit jantung
  • Jangan gunakan dalam kasus aborsi spontan yang terancam.
  • Wanita hamil.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Utergin:
Kemungkinan peningkatan kadar serum dan risiko efek vasokonstrik berat dengan inhibitor CYP3A4 yang poten (misalnya eritromisin, troleandomycin, klaritromisin, ritonavir, indinavir, nelfinavir, delavirdine, ketoconazole, itraconazole, vorikonazole, saos, takar, takar, takar, takber). fluoxetine, fluvoxamine, zileuton, clotrimazole).

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Utergin ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter