Pengertian

Zycin merupakan obat yang mengandung Azithromycin. Zycin merupakan golongan antibiotik makrolida. Zycin digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi akibat bakteri, seperti: infeksi saluran pernapasan atas dan bawah, infeksi kulit dan struktur lunak, uretritis (peradangan pada saluran uretra) non-gonokokus, dan servisitis (peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim) akibat Chlamydia trachomatis. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan dan mencegah perkembangbiakan bakteri yang menjadi penyebab infeksi.

Keterangan

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik Makrolida
    • Kandungan: Azithromycin 250 mg; Azithromycin 500 mg
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 4 Kapsul
    • Farmasi: Interbat

Kegunaan

Zycin di gunakan untuk mengobati infeksi yang di sebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran Dokter:

  1. Infeksi saluran pernapasan, kulit, dan struktur kulit
    • Hari ke 1: Di berikan dosis 500 mg setiap hari sebagai dosis tunggal.
    • Hari ke 2-5: Di berikan dosis 250 mg setiap hari.
  2. Uretritis nongonokokus dan servisitis
    • Di berikan dosis 100 mg setiap hari sebagai dosis tunggal.

Efek Samping

  • Reaksi alergi
  • Mual, muntah, diare
  • Sakit perut, perut kembung
  • Jantung berdebar
  • Nyeri dada
  • Pusing, sakit kepala, vertigo
  • Mengantuk
  • Kelelahan
  • Kadar transaminase dalam darah meningkat

Kontra Indikasi
Hindari penggunaan Zycin pada pasien:

  • Hipersensitif terhadap eritromisin, azitromisin, dan makrolida lainnya.
  • Gangguan fungsi hati.

Interaksi Obat
Tidak boleh di berikan bersamaan dengan antasida, antihistamin, teofilin, antikoagulan, karbamazepin, siklosporin, digoksin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Zycin ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).