Pengertian

Geographic tongue merupakan suatu kondisi peradangan ketika lidah terasa halus, berwarna merah, dan berbentuk pulau-pulau seperti gambaran pada peta atau gambaran geografis. Peradangan ini biasanya muncul pada permukaan atas atau sisi lidah.

Meskipun terlihat mengkhawatirkan, namun keadaan ini tidak berbahaya. Umumnya lidah akan terlihat kemerahan pada daerah yang terkena dan akan dibatasi oleh garis putih yang tidak teratur. Radang ini sering kali sembuh dalam satu area, namun kemudian bergerak atau berpindah ke daerah lidah lainnya. Lidah geografis ini juga dikenal sebagai benign migratory glossitis.

Penyebab

Sampai saat ini belum ada penelitian yang dapat menyebutkan penyebab pasti munculnya lidah geografis. Namun, beberapa faktor dapat menjadi pencetus timbulnya kondisi ini, seperti:

  • Pengaruh gen atau riwayat keluarga
  • Psoriasis, mereka dengan kondisi kulit seperti ini cukup besar kemungkinkannya mengalami lidah geografis. Beberapa peneliti menyebutkan bahwa sindrom ini merupakan bentuk lain oral psoriasis. Namun perlu dilakukan penelitian lebih dalam untuk memastikannya.
  • Pengaruh hormon diduga dapat menjadi pencetus lidah geografis, dari stress, faktor psikologis, alergi, hingga kehamilan. Pada kondisi tersebut, janin yang sedang tumbuh menyerap banyak nutrisi dari ibu. Sehingga ibu bisa saja kekurangan vitamin dan mengalami gejala seperti lidah geografis.
  • Kekurangan vitamin B, mereka yang kekurangan vitamin B rentan mengalami peradangan, pembengkakan, dan gejala lainnya di lidah.

Gejala

Lidah geografis tidak selalu menimbulkan gejala. Beberapa orang yang mengalaminya bahkan tidak sadar telah terjadi perubahan pada lidahnya dan baru menyadari setelah pemeriksaan dokter.

Gangguan ini dapat dilihat dengan tanda-tanda seperti:

  • Ruam yang halus, berwarna merah, dan berbentuk pulau.
  • Ruam berbatas jelas dan berwarna putih.
  • Ruam yang tidak teratur.
  • Ruam dapat hilang tetapi dapat berpindah pada daerah lainnya.
  • Terjadi sensitivitas atau kepekaan tinggi terhadap zat-zat tertentu, seperti makanan yang panas, pedas atau asam, asap rokok, dan pasta gigi.
  • Adanya rasa tidak nyaman atau sensasi terbakar di lidah atau di dalam mulut pada beberapa kasus, terutama yang berkaitan dengan makanan pedas atau asam.
  • Pada beberapa kasus, lidah geografis dapat berkembang menjadi keadaan lain seperti lidah yang terlihat pecah-pecah. Kedua hal ini sering terjadi secara bersamaan. Kondisi ini menyebabkan retakan alur permukaan lidah sehingga terkadang akan mengganggu dan terasa menyakitkan.

Diagnosis

Dokter gigi akan menentukan diagnosis penyakit geographic tongue dengan pemeriksaan secara klinis dan pemeriksaan tanda-tanda lain yang muncul dengan menggunakan alat-alat kedokteran.

Tes dengan sentuhan atau palpasi bisa dilakukan untuk memeriksa kondisi dan perubahan yang terjadi seperti pada tekstur atau konsistensi pada lidah. Pemeriksaan darah juga perlu dilakukan untuk melihat tanda-tanda infeksi atau peradangan seperti demam atau pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

Penanganan

Umumnya penanganan geographic tongue atau lidah geografis tidak dapat diprediksi karena dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Tetapi beberapa perawatan dapat membantu meredakan gejala, seperti:

  • Obat penghilang rasa sakit yang dapat dibeli di apotik.
  • Dokter bisa saja meresepkan obat kumur yang mengandung anastesi sehingga dapat mengurangi rasa sakit dan iritasi.
  • Obat salep yang mengandung kortikosteroid.
  • Suplemen vitamin B untuk beberapa kasus.
  • Menghindari makanan yang dapat menyebabkan iritasi atau sensasi terbakar seperti makanan panas, pedas atau asam.
  • Menghindari pasata gigi yang mengandung bahan pemutih atau yang beraroma lebih.

Pencegahan

Belum ada hal-hal khusus yang bisa dilakukan untuk mencegah agar penyakit geographic tongue tidak terjadi. Meski demikian Anda dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan-makanan yang pedas atau asam, makanan atau minuman yang panas serta beralkohol, dan tembakau.