Penyakit Influenza - Gejala, Penyebab, Pengobatan - Klikdokter.com
search
Influenza

Influenza

Penyakit

Pengertian

Penularan Influenza

Influenza merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernafasan.

Gejala

Gejala Influenza

Gejala influenza yang biasa dialami, di antaranya:

  • Sesak nafas dengan atau tanpa sumbatan hidung
  • Bersin-bersin
  • Tenggorokan gatal
  • Hidung meler
  • Batuk
  • Suara serak
  • Lemas
  • Sakit kepala
  • Demam (biasanya ringan)
  • Mata berair

Gejala influenza biasanya akan menghilang dalam waktu 4-10 hari. Meski demikian, batuk dengan atau tanpa dahak seringkali berlangsung sampai minggu kedua.

Segera temui dokter Anda bila terdapat gejala berikut ini:

  • Demam tinggi 39,4°C
  • Demam disertai dengan keringat berlebih, menggigil, batuk dengan dahak yang kental dan berwarna kuning, kehijauan atau disertai darah
  • Nyeri atau pembengkakan pada daerah sekitar leher
  • Nyeri pada daerah sinus

Artikel Lainnya: Waspada Virus Influenza A-H1N1 di Indonesia

Pada anak, segera temui dokter anak bila terdapat gejala berikut ini:

  • Demam 38°C atau lebih pada bayi di bawah usia 3 bulan
  • Demam 40°C, pada usia berapapun
  • Tanda- tanda dehidrasi, seperti buang air kecil yang lebih sedikit dari biasanya
  • Tidak mau minum
  • Demam lebih dari 3 hari
  • Muntah- muntah atau nyeri perut
  • Gangguan tidur terus menerus
  • Kesulitan bernapas
  • Nyeri kepala hebat
  • Leher kaku
  • Menangis terus menerus tanpa sebab
  • Nyeri telinga
  • Batuk yang menetap

Penyebab

Virus Influenza

Penyebab influenza adalah virus. Sedikitnya ada 100 jenis virus yang dapat menyebabkan influenza. Namun di antara banyaknya jenis virus tersebut, yang paling sering adalah virus influenza. Virus tersebut sangat menular.

Virus penyebab influenza mudah ditularkan melalui ludah yang dibatukkan atau dibersinkan oleh penderitanya. Selain itu, tangan ataupun benda- benda lain yang terkontaminasi virus juga dapat menjadi media berpindahnya virus.

Diagnosis

Diagnosis Influenza

Penentuan diagnosis terhadap influenza ditentukan berdasarkan:

  • Wawancara medis. Adanya keluhan bersin, hidung tersumbat, tenggorokan gatal, hidung meler atau tersumbat, suara serak dengan atau tanpa demam.
  • Pemeriksaan fisik, dapat ditemukan demam.
  • Pemeriksaan darah dilakukan apabila gejala sudah berlangsung selama lebih 10 hari atau dengan demam mencapai 37,8°C.

Artikel Lainnya: Masuk Musim Hujan, Perlukah Anak Vaksin Influenza?

Komplikasi

Komplikasi Influenza

Komplikasi yang bisa timbul akibat influenza diantaranya:

  • Infeksi telinga akut (otitis media). Terjadi akibat penyebaran virus ke belakang gendang telinga. Keluhan yang umumnya dirasakan adalah nyeri telinga.
  • Asma. Pada orang dengan riwayat asma, influenza dapat menjadi pencetus serangan asma.
  • Radang rongga sinus atau sinusitis. Pada influenza yang tidak tertangani dengan baik dapat terjadi peradangan pada rongga-rongga sinus. Keluhan yang dirasakan biasanya adalah nyeri pada daerah dahi atau sekitar tulang pipi saat posisi bersujud.
  • Infeksi penyerta atau infeksi sekunder yang ditumpangi bakteri, peradangan pada paru (Bronchiolotis) pada anak-anak. Infeksi sekunder ini harus mendapatkan penanganan dari dokter.

Pengobatan

Pengobatan Influenza

Pengobatan yang dapat dilakukan pada Influenza meliputi istrirahat, serta banyak minum dan obat- obatan. Usahakan untuk beristirahat serta selalu dalam keadaan hangat dan nyaman. Usahakan juga agar tidak menularkan penyakit pada orang lain.

Jika terdapat demam atau gejala yang berat, maka penderita harus menjalani istirahat total di rumah. Minum banyak cairan dapat membantu mengencerkan secret atau lendir hidung sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.

Artikel Lainnya: Perlukah Vaksin Influenza untuk Anak yang Sering Pilek?

Untuk meringankan nyeri atau demam, dapat menggunakan parasetamol atau ibuprofen. Pada penderita dengan riwayat alergi, juga dapat diberikan antihistamin.

Jika batuk yang menyertai hebat, diperlukan bantuan obat antibatuk. Dalam hal ini, antibiotik tidak efektif untuk mengobati influenza. Sebab umumnya influenza terjadi karena infeksi virus. Sedangkan antibiotik hanya terbukti efektif untuk infeksi bakteri.

Pencegahan

Pencegahan Influenza

Pencegahan influenza yang dapat dilakukan adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Sebaiknya sering mencuci tangan, membuang tisu kotor pada tempatnya serta membersihkan permukaan barang-barang. Beberapa sumber mengatakan vitamin C dosis tinggi bisa mengurangi resiko terinfeksi influenza.

Reporter dan Editor
Reporter

dr. Theresia Rina Yunita

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Peter Fernando

Dokter Umum
wallet
Rp. 35.000
avatar

dr. Astari Asrini

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000
avatar

dr. Jessica Wirjosoenjoto

Dokter Umum
wallet
Rp. 10.000

ARTIKEL TERKAIT

Manfaat Minuman Asal Korea Baesuk untuk Meredakan Flu

Info Sehat
28 Okt

Anak Sering Ngeces Pertanda Flu Singapura, Benarkah?

Info Sehat
21 Okt

Manfaat Jambu Kristal untuk Mengatasi Flu, Efektifkah?

Info Sehat
20 Okt

Pakai Baju Basah dan Kedinginan Sebabkan Flu, Benarkah?

Info Sehat
19 Okt

Benarkah Pepaya Ampuh untuk Mengatasi Flu?

Info Sehat
16 Okt
livechat