Ketika Letak Lubang Kencing Pria Tidak Normal

Oleh Klikdokter pada 22 Jul 2014, 16:36 WIB
Meskipun kelainan ini dapat terjadi pada 1 dari 120,000 kelahiran laki-laki, bukan berarti Anda tidak perlu mewaspadai hal ini. Simak penjelasan selengkapnya bersama dr. Alvin Nursalim disini.
Ketika Letak Lubang Kencing Pria Tidak Normal

Klikdokter.com - Lubang kencing tidak selalu di ujung dari penis. Pada keadaan yang tidak normal saluran kencing dapat berakhir di bagian atas, atau bawah penis.

Kelainan ini dapat terjadi pada 1 dari 120,000 kelahiran laki-laki. Lubang kencing yang berakhir di bagian atas penis disebut epispadia, sedangkan lubang penis yang berakhir di bawah penis disebut hipospadia.

Kelainan ini dapat menyulitkan dan mengganggu kelancaran aktivitas, penananganannya pun tidak sembarangan nan khusus. Untuk selengkapnya, baca terus artikel ini yang akan menjabarkan soal kelainan lubang kencing pada pria.

Apa penyebab epispadia dan hipospadia? Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

1 of 5

Ketika Letak Lubang Kencing Pria Tidak Normal

Klikdokter.com - Lubang kencing tidak selalu di ujung dari penis. Pada keadaan yang tidak normal saluran kencing dapat berakhir di bagian atas, atau bawah penis.

Kelainan ini dapat terjadi pada 1 dari 120,000 kelahiran laki-laki. Lubang kencing yang berakhir di bagian atas penis disebut epispadia, sedangkan lubang penis yang berakhir di bawah penis disebut hipospadia.

Kelainan ini dapat menyulitkan dan mengganggu kelancaran aktivitas, penananganannya pun tidak sembarangan nan khusus. Untuk selengkapnya, baca terus artikel ini yang akan menjabarkan soal kelainan lubang kencing pada pria.

Apa penyebab epispadia dan hipospadia? Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

2 of 5

Apa Penyebab Epispadia dan Hipospadia?

Kelainan lubang kecil epispadia 

Kelainan ini diakibatkan karena kegagalan dalam proses embriogenesis (proses pembentukan embrio ketika di kandungan). Pada saat di dalam kandungan akan terjadi berbagai migrasi sel tubuh.

Sel tubuh akan bergerak utnuk membentuk otot abdomen, penutup tulang belakang dan kelamin. Namun jika terjadi gangguan perpindahan sel, maka organ yang terbentuk tidak berada di tempat yang normal. 

Apa gejala yang dialami pasien? Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

3 of 5

Apa Gejala yang Dialami Pasien?

Kelainan lubang kencing hipospadia

Pasien akan memiliki penis yang terbuka pada bagian atasnya. Pada kelainan epispadia, lubang penis akan berakhir di bagian atas penis. Sehingga air kencing akan keluar pada bagian atas penis. Pada hipospadia, lubang kencing akan berakhir pada penis bagian bawah.

Lubang kencing dapat berada di batang penis bagian bawah, di bagian skrotum atau bahkan di belakang dari skrotum. Pasien dengan kelainan ini dapat mengalami kesulitan dalam berkemih karena letak dari saluran kencing yang abnormal. Kelainan ini juga dapat disertai dengan kelainan kongenital lain seperti kelainan letak kantung kencing.

Apa terapi dari kelainan ini? Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

4 of 5

Apa Terapi dari Kelainan Lubang Kencing Ini?

Satu-satunya terapi untuk epispadia dan hipospadia adalah dengan pembedahan. Pembedahan dapat dilakukan untuk memperbaiki saluran kencing agar dapat berakhir di ujung penis. Perbaikan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup anak di masa depan.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.[](AN)

Ditulis oleh:
dr. Alvin Nursalim
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com
Lanjutkan Membaca ↓