Awas! Masturbasi Dapat Menyebabkan Gangguan Jiwa!

Oleh dr. Adithia Kwee pada 06 Jan 2015, 10:34 WIB
Percaya atau tidak, masturbasi dapat menyebabkan gangguan jiwa. Dan dapat terjadi pada wanita maupun pria. Berikut penjelasannya dari dr. Adithia Kwee disini.
Awas! Masturbasi Dapat Menyebabkan Gangguan Jiwa!

KlikDokter.com - Masturbasi adalah pemuasan kebutuhan seksual yang dilakukan dengan menstimulasi terhadap diri sendiri hingga tercapai orgasme. Bertahun-tahun lamanya dunia kesehatan dan dunia keagamaan berdebat mengenai boleh tidaknya melakukan masturbasi.

Dari segi agama, secara umum masturbasi tidak diperkenankan, namun dari segi kesehatan, hampir semua seksolog sepaham bahwa masturbasi tidak merugikan kesehatan, bahkan perlu dilakukan setidaknya 2 kali dalam seminggu, kerugian yang mungkin terjadi antara lain terjadi luka lecet pada kelamin jika terlalu sering melakukan masturbasi.

Akhirnya kekhawatiran melakukan masturbasi pun perlahan memudar, namun tahukah Anda, bahwa masturbasi seringkali berkaitan dengan gangguan kejiwaan? Berikut penjelasannya:

1 of 2

Gangguan jiwa apa yang dimaksud?

Ternyata tidak semua gangguan jiwa melainkan gangguan jenis OCD atau obsesif kompulsif disorder. Gangguan ini merupakan gangguan dengan ciri adanya obsesi yang bersifat kompulsif, artinya seseorang menjadi terobsesi akan suatu hal dan melakukan pengulangan terhadapnya. Jika Anda pernah menonton film The Aviator, coba perhatikan tokoh yang dimainkan Leonardo di Caprio, terlihat jelas bahwa karakter tersebut mengidap OCD, dimana hampir setiap saat ada gerak-gerik pengulangan merapikan benda-benda di sekitarnya.

Nah masturbasi pun seringkali membuat orang mengidap OCD, debat antara kaum agamawis dan medis tadi cukup berperan besar dengan timbulnya OCD ini. Si pelaku masturbasi merasa bersalah setelah melakukan masturbasi, untuk sesaat ia akan menyesal akan perbuatannya dan bertekad untuk tidak melakukannya lagi. Namun ketika libido kembali meninggi, ia melakukannya lagi dan kembali merasa bersalah. Lingkaran setan ini terus terjadi dan akhirnya gangguan OCD pun tak terelakkan. Jika Anda mengalami hal ini ada baiknya Anda menyempatkan diri untuk 1-2 sesi bercakap dengan psikiater. 

Lanjutkan Membaca ↓
AidaAida

Hmmm