Penyebab Gairah Seks Wanita Menurun

Oleh dr. Anita Amalia Sari pada 12 Jan 2015, 09:41 WIB
Tak hanya pria, wanita pun dapat mengalami disfungsi seksual. Penyebabnya banyak hal, dr. Anita Amalia Sari berbagi pengetahuan medisnya disini soal masalah gairah seks menurun pada wanita.
Penyebab Gairah Seks Wanita Menurun

KlikDokter.com - Setiap wanita dapat mengalami disfungsi seksual. Sekitar 40% wanita mengalami disfungsi seksual dan kejadian ini semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Disfungsi seksual adalah adanya gangguan hasrat atau respon yang menetap saat melakukan hubungan seksual. Hal tersebut dapat mengganggu kualitas hubungan pasangan dan menyebabkan stres pada wanita.

Gangguan fisik dan psikologis sama-sama dapat menyebabkan disfungsi seksual. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit jantung, saraf, menopause, gangguan ginjal dan hati dapat menyebabkan penurunan hasrat seksual. Penggunaan beberapa jenis obat-obatan tertentu seperti obat antidepresan merupakan salah satu penyebab disfungsi seksual.

Untuk menelusuri penyebab-penyebab disfungsi seksual wanita, diperlukan pengenalan jenis-jenis tipe disfungsi seksual.

Berikut adalah beberapa tipe disfungsi seksual pada wanita:

1 of 3

Berikut adalah beberapa tipe disfungsi seksual pada wanita:

1.Hilang/ berkurangnya hasrat seksual

Berkurangnya libido atau tidak ada hasrat sama sekali dapat disebabkan oleh diabetes, penggunaan obat-obat tertentu, perubahan hormonal, kehamilan, depresi , stress dan lelah. Bosan dengan aktivitas seks yang monoton serta faktor kerjaan dan anak dapat pula menjadi penyebabnya. Kurangnya kadar testosterone alami dalam tubuh dapat berpengaruh terhadap menurunnya hasrat seksual.

2.Gangguan rangsangan seksual

Biasanya disebabkan oleh faktor cemas atau kurangnya stimulasi rangsangan. Sulit terangsang saat hubungan seksual sering menjadi salah satu penyebab vagina kering (kurang pelumas) dan sulitnya penetrasi

3.Gangguan orgasme (anorgasmia)

Tidak dapat mencapai puncak kepuasaan seksual meskipun sudah diberikan rangsangan optimal dan menetap. Anorgasmia terjadi pada sekitar 10% wanita. Anorgasmia terbagi menjadi 2 yaitu; anorgasmia primer (tidak pernah orgasme sama sekali) dan anorgasmia sekunder ( pernah orgasme sebelumnya namun tiba-tiba tidak dapat orgasme karena satu dan lain hal). Dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, cemas, takut,trauma, kurangnya rangsangan seksual, penggunaan obat-obatan, dan penyakit kronis.

Jenis gangguan disfungsi seksual lainnya:

2 of 3

Jenis Disfungsi Seksual Lainnya

4.Nyeri saat berhubungan

Nyeri saat berhubungan (dyspareunia) dapat disebabkan oleh kondisi medis seperti endometriosis, infeksi pada vagina, infeksi menular seksual, kista ovarium, kurangnya pelumas, adanya jaringan parut pasca operasi ataupun kanker. Dispareunia terutama sering dikeluhkan pada wanita yang sudah menopause dimana kadar estrogen sudah menurun sehingga pelumas vagina berkurang.

 Vaginismus merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan keadaan kontraksi otot disekitar vagina dan biasanya menimbulkan nyeri hebat. Dapat disebabkan oleh adanya rasa takut nyeri pada wanita saat ertama kali berhubungan atau ada trauma seksual masa lampau.

Respon seksual meliputi interaksi secara fisiologis, emosi, pengalaman, kepercayaan, gaya hidup dan hubungan. Gangguan pada salah satu komponen tersebut dapat berpengaruh terhadap hasrat seksual, rangsangan atau kepuasan. Kabar baiknya adalah disfungsi seksual pada wanita dapat diatasi. Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, tak perlu khawatir Anda dapat berkonsultasi ke dokter dan mendapatkan konseling serta pengobatan yang optimal.

Lanjutkan Membaca ↓