Mimisan, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Oleh dr. Melyarna Putri pada 26 May 2015, 23:01 WIB
Mimisan atau hidung berdarah sering kali terjadi di sekeliling kita, baik pada anak-anak hingga orang dewasa. Apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya yang tepat?
Mimisan, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Afrin Semprot Hidung

KlikDokter.com - Mimisan disebut dalam dunia medis dengan epistaksis, yang merupakan satu dari kelainan telinga-hidung-tenggorok (THT) yang paling sering dijumpai di rumah sakit. Setidaknya mimisan mengenai 30 orang dari 100.000 populasi orang dewasa.

Mengapa mimisan bisa terjadi?  Berbagai pendapat awam diungkapkan seperti sakit kepala, terkena sinar matahari yang terlalu panas, membuang ingus terlalu keras, dan sebagainya. 

Pada kenyataannya, menurut Kotecha dkk., mimisan atau epistaksis sendiri sering tidak jelas penyebabnya. Hanya 15% dari penyebab mimisan yang dapat diketahui pada setiap kasus. Penyebab mimisan itu sendiri antara lain:

Selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 of 2

Mimisan, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Afrin Semprot Hidung

Penyebab mimisan itu sendiri antara lain:

  • Trauma pada pembuluh darah (benda asing dalam hidung, mengorek hidung, kecelakaan pada wajah).
  • Peradangan hidung ( infeksi, rhinitis alergi, polip hidung).
  • Keganasan.
  • Menggunakan obat (obat antipembekuan darah, obat antiradang, semprot hidung, kecanduan NAPZA hirup).
  • Tekanan darah tinggi.
  • Kelainan struktrur pembuluh darah.
  • Kelainan faktor pembekuan darah.
  • Keadaan lingkungan seperti suhu udara dan musim.

Menurut penelitian Sowerby, di Kanada yang memiliki empat musim, kejadian mimisan lebih sering terjadi pada saat suhu udara dingin.

Bagaimana mengatasi mimisan apabila terjadi di rumah? Jangan panik, tetap tenang dan lakukan kiat-kiat di bawah ini:

  1. Sumbat hidung dengan kasa gulung yang dimasukkan ke dalam hidung yang keluar darah.
  2. Apabila tidak ada kasa, pencet hidung dengan menggunakan jari.
  3. Miringkan posisi kepala ke depan.
  4. Apabila mimisan masih terjadi segera bawa ke dokter.

Posisi kepala dianjurkan miring ke arah depan untuk mempermudah pembentukan bekuan darah dan menghindari agar darah tidak tertelan melalui lubang hidung bagian belakang. Darah yang tertelan bisa menyebabkan rasa mual yang hebat. 

Lanjutkan Membaca ↓