Berbahaya, Ini Dampak Jika Anda Mengabaikan Penyakit Mag!

Anda sebaiknya tidak meremehkan sakit mag. Beberapa hal ini bisa terjadi sebagai dampak jika mengabaikan penyakit mag!
Berbahaya, Ini Dampak Jika Anda Mengabaikan Penyakit Mag!

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit mag mungkin bisa dikategorikan sebagai penyakit sejuta umat. Walau begitu, penyakit saluran pencernaan ini sering dipandang sebelah mata karena keluhannya bisa timbul dan hilang seketika. Padahal, mengabaikan penyakit mag justru bisa membuatnya semakin parah yang mengarah ke komplikasi gangguan kesehatan. Bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa.

Dalam dunia medis, mag dikenal dengan sebutan gastritis atau peradangan pada lambung. Peradangan ini diakibatkan pengeluaran asam lambung yang berlebih. Menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc Hons dari KlikDokter, penyakit mag akan menimbulkan gejala nyeri di daerah ulu hati atau perut kiri atas, mual, kembung dan muntah.

Baca Juga

Jika gejala tersebut muncul dan penderita tidak memberikan pengobatan yang tepat, tukak lambung atau mag bisa saja terjadi. Tukak lambung adalah terjadinya luka pada lapisan dalam dari lambung. Gejala yang terjadi akibat tukak lambung, seperti rasa nyeri tumpul di perut, nafsu makan menurun drastis sehingga menyebabkan berat badan berkurang dengan tidak sehat serta mual dan muntah.

Tidak hanya itu, tukak lambung juga bisa mencetuskan perasaan begah meski hanya makan sedikit, sering serdawa, asam lambung mudah naik ke tenggorokan dan terasa terbakar di dada. Pada kasus yang lebih parah, tukak lambung bisa membuat penderitanya mengeluarkan feses gelap seperti aspal dan muntah disertai darah, yang lama-kelamaan bisa memicu terjadinya anemia atau kurang darah.

Apabila gejala-gejala tukak lambung sudah muncul dan pengidapnya masih enggan untuk berobat ke dokter, gangguan kesehatan yang akan terjadi kemudian adalah perforasi gaster. Ini adalah kondisi lambung bolong sehingga isinya tumpah ke rongga perut. Tentunya, hal ini tidak ingin dialami oleh Anda.

Gejala utama perforasi gaster adalah nyeri yang hebat dan mendadak di daerah perut bagian atas (ulu hati), wajah menjadi pucat, keringat dingin, demam dan muntah-muntah. Apabila kondisi ini terjadi lebih dari 12 jam, gejala yang dirasakan akan semakin parah sehingga memicu munculnya peradangan di bagian rongga perut (perintonitis) dan infeksi hebat akibat racun yang tumpah dari lambung (sepsis).

Hal paling buruk yang bisa terjadi setelah deretan peristiwa tersebut adalah kematian. Meski terlihat sepele, mag bisa membuat penderitanya mengalami berbagai komplikasi yang berujung pada kehilangan nyawa. Atas dasar ini, Anda sebaiknya tidak menganggap penyakit mag sebagai kondisi yang sepele.

"Bila terkena masalah mag, Anda sebaiknya berobat ke dokter agar mendapat penanganan yang paling tepat,” kata dr. Jesslyn.

Tidak cukup dengan itu, sambung dr. Jesslyn, Anda juga perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Jangan sampai telat makan atau usahakan makan teratur, makan sedikit-sedikit tetapi sering, hindari konsumsi makanan pedas, asam, alkohol, rokok dan kafein. Jangan lupa untuk olahraga teratur, istirahat cukup, serta mengelola stres dengan baik agar gejala mag tidak melulu kambuh dan menyebabkan gangguan," pungkasnya.

Sudah saatnya, Anda sadar bahwa mengabaikan penyakit mag bukanlah hal yang seharusnya dilakukan. Penyakit ini memang memiliki gejala yang bisa timbul dan hilang dengan sendirinya. Namun, jika tidak dikendalikan dengan saksama, gejala-gejala yang tadinya tampak sepele malah memicu komplikasi yang bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa. Waspadai dan jangan sungkan untuk berkonsultasi pada dokter apabila Anda menemukan kendala terkait mengendalikan penyakit mag.

(NB/AYU)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk