Lima Ciri Keputihan Tidak Normal

Keputihan tidak normal bisa terjadi pada setiap perempuan. Hati-hati, kondisi ini dapat menandakan adanya suatu penyakit. Ketahui ciri-cirinya di sini!
Lima Ciri Keputihan Tidak Normal pada Wanita

Klikdokter.com, Jakarta Tampaknya, hampir semua wanita mengalami keputihan. Baik itu terjadi sesudah atau sebelum menstruasi. Sayangnya, terkadang anggapan wajar inilah yang membuat Anda tak awas dengan masalah di daerah vagina tersebut. Bahkan, sebagian wanita tak paham adanya keputihan yang tidak normal.

Keputihan sendiri merupakan campuran cairan dari rahim dan vagina yang membantu menjaga vagina tetap bersih, lembap, dan terlindungi dari infeksi. Namun, ada beberapa jenis keputihan yang harus diwaspadai karena menjadi tanda keputihan tidak normal. Bagaimana ciri-cirinya?

Keputihan adalah salah satu alasan umum wanita saat berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Keputihan normal memang wajar terjadi, tapi bagaimana jika keputihan disertai dengan keluhan lain? Bisa jadi hal ini adalah gejala suatu penyakit.

1 dari 3

Ciri-Ciri Keputihan Tidak Normal

Ciri-Ciri Keputihan Tidak Normal pada Wanita
loading

Dijelaskan oleh dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, ada beberapa ciri keputihan tidak normal yang perlu Anda waspadai, yaitu sebagai berikut ini.

  1. Perubahan Warna pada Keputihan

Umumnya, keputihan normal berwarna putih bening dan tidak berbau. Namun, jika keputihan yang Anda miliki justru berwarna putih susu, keabuan, atau hijau, maka ini bisa menandakan adanya masalah kesehatan serius. Biasanya, perubahan warna ini terjadi akibat adanya infeksi oleh bakteri.

Artikel Lainnya: 5 Jenis Keputihan yang Perlu Anda Tahu

  1. Timbul Bau Tidak Sedap

Jika perubahan warna disertai dengan bau yang menyengat, maka besar kemungkinan Anda memiliki infeksi bakteri pada vagina. Umumnya, bau yang timbul akan tercium seperti bau amis dan bau busuk.

  1. Punya Tekstur yang Berbeda

Keputihan memiliki tekstur yang berbeda-beda. Namun, biasanya keputihan yang normal memiliki tekstur yang cair dan tidak bergumpal. Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, cairan vagina memiliki konsistensi seperti lendir encer kental. Ini tergantung pada siklus hormon perempuan itu sendiri.

  1. Anda termasuk Orang Berisiko

Maksudnya di sini, ada kemungkinan Anda memang sudah terkena penyakit menular seksual sebelumnya. Selain itu, selama ini melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kondom. Umumnya, Anda akan mengalami keputihan yang lebih sering atau tidak wajar.

  1. Timbul Keluhan Nyeri

Keputihan yang normal tidak akan menimbulkan keluhan apapun. Namun dalam beberapa kasus, keputihan yang muncul bisa menimbulkan keluhan seperti nyeri saat buang air kecil, gatal, dan sakit di area vagina. Segera lakukan pemeriksaan jika kondisi ini Anda alami, terutama jika sudah terjadi cukup lama.

Kesimpulannya, keputihan yang normal akan memiliki tekstur cair, tampak bening, tidak berbau, tidak menyebabkan gatal, dan cairan yang keluar pun tidak banyak. Apabila keputihan yang Anda alami justru berbanding terbalik dengan yang seharusnya, maka bisa jadi Anda mengalami salah satu penyakit.

Artikel Lainnya: Apa Penyebab Keputihan yang Berlebihan?

2 dari 3

Keputihan Tidak Normal, Tanda Adanya Penyakit

Keputihan Tidak Normal, Tanda Penyakit Apa?
loading

Berikut beberapa penyakit yang juga ditandai dengan keputihan tidak normal.

  1. Infeksi Bakteri

Menurut dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, infeksi bakteri merupakan penyebab paling umum terjadinya keputihan abnormal pada seorang perempuan. Infeksi yang menyebabkan keputihan abnormal ini dinamakan Vaginosis bakterialis.

“Biasanya, disebabkan oleh bakteri Gardnerella Vaginalis yang tumbuh secara berlebihan di area vagina. Umumnya keputihan ini akan berwarna putih keabuan dan berbau amis. Aromanya akan semakin tercium setelah Anda berhubungan seksual,” ujar dr. Devia Irine.

  1. Radang Panggul

Selain adanya infeksi bakteri, radang panggul juga bisa menjadi penyebab keputihan abnormal. Radang panggul atau pelvic inflammatory disease merupakan radang yang diakibatkan karena adanya infeksi. Umumnya, menyerang organ reproduksi wanita bagian dalam (rahim dan ovarium).

  1. Kanker Serviks

Keputihan abnormal juga bisa terjadi karena adanya penyakit mematikan seperti kanker serviks. Apabila keputihan yang muncul disertai dengan perdarahan dari vagina dan nyeri di daerah panggul, waspadalah karena ini bisa jadi gejala Anda mengalami kanker serviks.

[bacajuga:Baca Juga](3632220 3280340 3635482)

  1. Infeksi Parasit

Keputihan berbau juga bisa menjadi tanda adanya infeksi parasit dalam tubuh Anda.  Jika Anda mendapati keputihan berwarna hijau, berbusa, dan berbau tidak sedap, mungkin hal ini disebabkan oleh infeksi parasit Trichomonas vaginalis. Penyakitnya disebut trikomoniasis.

Itulah beberapa faktor yang bisa menyebabkan Anda mengalami keputihan tidak normal. Segera periksa ke dokter jika Anda mengalami beberapa gejala di atas agar bisa segera diobati.

(FR/AYU)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

6 KOMENTAR

Avatar
Qtinx crew07
4 Bulan Lalu

dok

Avatar
Erna Nick
8 Bulan Lalu

knpa tidk dijelaskan penanganan / pengobatannya

Avatar
Indah Lestari
9 Bulan Lalu

dok saya keputihan encer dan berbau tidak sedak agak berwarna putih pucet nyeri gatal kira kira apa penyebabnya ya dok dan apa kah bisa diobatin

Avatar
Neneng Nurhayati
2 Tahun Lalu

selamat siang dok .stelah sya hamil dan melahirkan keputihan sya malah tambah bnyak.keputihan nya bening putih gtu .sya sudah ke rs buat tes urin tp tidak ada gejala apa2 sya jg udh mnun obt yg di kasih dr .udh mnum jamu dan obt2 herbal lainnya .kira2 obat apa ya dok yg bgus buat menghilangkan keputihan ?

Avatar
Mily Lase
2 Tahun Lalu

Dokter saya mengalami keputihan rasa nya nyerih dan keluar terus yg warnanya putih dn kuning kira apa obat nya itu dokter

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk