search

Penyebab Vagina Nyeri yang Harus Diwaspadai

Ada beberapa penyebab vagina sakit yang harus diwaspadai oleh wanita. Apa saja? Mari simak penyebabnya di sini!
Penyebab Vagina Nyeri yang Harus Diwaspadai

Klikdokter.com, Jakarta Segala rasa nyeri yang Anda rasakan sebagian besar merupakan indikasi kuat adanya masalah kesehatan atau penyakit. Nyeri dapat muncul di berbagai area, termasuk vagina. 

Salah satu penyebab vagina sakit yang utama adalah adanya infeksi, baik pada area kewanitaan maupun organ reproduksi. Penyebab infeksi kewanitaan ada banyak jenisnya. 

Di sisi lain, keluhan nyeri juga dapat muncul walaupun tidak ada infeksi yang terjadi. Sakit di bagian vagina dapat disebabkan oleh keluhan pada vagina maupun nyeri pada area kulit dan bibir kemaluan. 

Jadi, apa sajakah penyebab vagina nyeri? Berikut beberapa kemungkinannya:

1 dari 6

1. Herpes Genital

Herpes Genital
loading

Wanita yang mengalami herpes biasanya merasakan nyeri pada vagina disertai adanya lenting maupun luka. Keluhan nyeri dapat semakin parah bila terkena urine saat berkemih.

Herpes merupakan penyakit menular seksual yang dapat terjadi pada wanita maupun pria. Infeksi ini dapat menular walaupun tanpa berhubungan intim. 

Contoh penularannya yaitu melalui seks oral ataupun kontak kulit-ke-kulit dengan orang yang terinfeksi. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus herpes. 

Artikel Lainnya: Benjolan di Vagina, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya 

2. Infeksi Jamur

Walaupun tidak selalu menyebabkan nyeri pada vagina, infeksi jamur biasanya memberikan gejala gatal dan kering pada vagina yang sering kali dianggap sebagai nyeri. 

Namun, mungkin juga infeksi ini menimbulkan nyeri dan bengkak pada kemaluan. Keluhan dapat dirasakan semakin parah saat berhubungan intim atau buang air kecil.

Usahakan area selangkangan tidak lembap, karena dapat memicu infeksi jamur. 

Biasakan selalu mengeringkan vagina setelah dibersihkan, mengenakan pakaian dalam berbahan katun, dan mengganti pakaian dalam bila berkeringat atau lembap.

2 dari 6

3. Kekeringan pada Vagina

Kekeringan pada Vagina
loading

Anda mungkin mengira vagina kering hanya merupakan masalah wanita yang sudah menopause. 

Namun, ternyata beberapa wanita yang mengonsumsi pil KB juga sering kali mengalami kekeringan pada vagina.

Hal ini bisa menjadi penyebab vagina sakit, khususnya saat berhubungan seksual. 

Bila Anda merasa vagina tidak mengeluarkan cukup "pelumas" sewaktu berhubungan seks, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Artikel Lainnya: Tak Terduga, Inilah Penyebab Nyeri Saat Hubungan Seks

4. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan yang melapisi rahim (endometrium) tumbuh di tempat lainnya. Penyakit ini merupakan contoh penyebab vagina sakit yang tidak disebabkan oleh infeksi. 

Keluhan yang paling sering muncul pada endometriosis adalah nyeri saat berhubungan intim dan nyeri haid. Umumnya, semakin lama nyeri akan semakin parah.

Beberapa keluhan lain yang juga dapat muncul ketika mengalami endometriosis adalah nyeri saat BAK maupun BAB, lemas, mual, sembelit, atau bahkan diare. 

Endometriosis sebaiknya tidak disepelekan. Karena, penyakit ini dapat menyebabkan gangguan kesuburan pada wanita.

3 dari 6

5. Vulvodynia

Vulvodynia
loading

Sekitar 9 persen wanita akan mengalami nyeri ini selama hidupnya. Vulvodynia umumnya didiagnosis bila terdapat nyeri pada bibir kemaluan (vulva) selama tiga bulan atau bahkan lebih. 

Sayangnya, penyebab vagina sakit yang satu ini tidak dapat diketahui jelas dan sangat mengganggu.

Pasalnya, vulvodynia menyebabkan nyeri pada vagina yang sering kali dialami sewaktu berhubungan seksual, memasukkan tampon, atau timbul tiba-tiba. 

Selain nyeri, dapat dirasakan pula sensasi gatal, terbakar, menyengat, atau nyeri berdenyut pada kemaluan.

Artikel Lainnya: 9 Penyebab Benjolan di Vagina, Kapan Harus Khawatir?

6. Kista Bartholin

Kelenjar Bartholin terletak di kedua sisi mulut vagina. Fungsinya adalah menghasilkan cairan untuk melubrikasi area vagina. 

Kista Bartholin terjadi bila terdapat sumbatan pada kelenjar tersebut. Akibatnya, hal ini dapat menimbulkan benjolan yang terasa nyeri.

Bila kista ini muncul, pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah kompres hangat untuk mengurangi bengkak. Lalu, konsumsi juga obat antinyeri untuk membuat Anda merasa nyaman. 

Namun, pada beberapa kasus khususnya bila kista Bartholin terinfeksi dan berisi nanah, perlu dilakukan pembedahan untuk mengatasinya.

4 dari 6

7. Trauma

Trauma
loading

Trauma pada vagina bisa menjadi penyebab vagina sakit. Trauma dapat bersifat ringan, misalnya luka atau lecet akibat bercukur atau menggunting bulu kemaluan. 

Kegiatan seksual juga bisa menyebabkan trauma. Begitu juga dengan proses persalinan, pembedahan, dan prosedur medis lainnya.

Keluhan ini umumnya tidak berlangsung lama. Seiring berjalannya hari, kondisi trauma akan semakin membaik atau berkurang keluhan nyerinya. 

Untuk mengurangi nyeri, Anda dapat minum obat-obatan antinyeri misalnya parasetamol atau ibuprofen.

Artikel Lainnya: Apa Penyebabnya Vagina Gatal Sebelum Haid?

8. Masalah pada Otot Dasar Panggul

Kerusakan pada otot dasar panggul dapat menyebabkan sakit di vagina dan bagian tubuh lainnya, misalnya perut, punggung, dan area sekitarnya. 

Keluhan lain yang dapat muncul adalah inkontinensia urine (mengompol), misalnya saat batuk. Keluhan serupa juga dapat terjadi pada feses.

Beberapa faktor yang berkaitan dengan masalah pada otot dasar panggul yaitu usia yang lebih lanjut, kehamilan, cedera akibat proses persalinan, atau episiotomi (prosedur medis untuk melebarkan jalan lahir saat persalinan).

5 dari 6

9. Haid

Haid
loading

Nyeri haid sering dikategorikan sebagai nyeri atau kram pada area perut bawah. 

Namun, nyeri juga bisa dirasakan pada area kewanitaan lainnya misalnya kemaluan. Keluhan nyeri umumnya hanya berkaitan dengan masa menstruasi.

Nyeri haid sendiri bisa termasuk kondisi normal. Namun, hal ini bisa juga disebabkan oleh masalah kesehatan misalnya endometriosis. 

Nyeri haid normal umumnya muncul pada beberapa hari pertama haid, tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, dan tidak semakin berat.

Baca Juga

Itulah beberapa penyebab vagina sakit yang perlu diwaspadai. Kalau Anda mengalami nyeri pada vagina yang tidak hilang dengan sendirinya dan berlangsung berhari-hari, segera berkonsultasi dengan dokter.

Bila ingin konsultasi ke dokter seputar kesehatan organ intim lebih cepat, pakai LiveChat di Klikdokter!

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Octaviany

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000

REAKSI ANDA

9 KOMENTAR

Avatar
elida manik
1 Tahun Lalu

ap obat keputihan yg disebabkn jamur?

Avatar
Nurjanah
2 Tahun Lalu

.dok sya mau tnya..dlu wkt sya kcil sya sring skli naik sepeda..llu sya jtuh dri speda dn vagina sya sprtinyh brbntur oleh tempt duduk sepeda yg runcing itu..sy ngrsa skit..tp sy gk priks vgina sya..ktika sy tdk sngja cek sakit dok..sy liht sndri vgina sya ko bntuk nyh jdi aneh..sblm sy jtuh lpisn yg da di dinding smping knan msh ada ttp ni stlh jtuh mlhn jdi tdk ada sblh lpisn itu..hny ada satu di sblh kiri..jdi itu bhya gk..memng sobek apa gmn..sy jg gk pham dok..

Avatar
Sriyati Sriyati
2 Tahun Lalu

peyakit sepilis

Avatar
aturi ratmida
3 Tahun Lalu

Nama saya bu at dari Bengkulu mau tanya Bu dokter klo gatal divagina sangat gatal sekali soal haid tdk masalah. tapi kering, saya memakai kb suntik. gatalnya di pinggir vagina adakah obat yg dapat saya beli di apotik untuk meringankan gatal.trims dokter

Avatar
Wulan Nurjanah
3 Tahun Lalu

Saya mohon bantuan nya ya dok saya mohon

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat