Mencuci Wajah dengan Air Hangat atau Air Dingin?

Oleh dr. Citra Roseno pada 02 Mar 2016, 18:40 WIB
Mencuci wajah lebih baik dilakukan dengan air hangat atau dengan air dingin? Temukan jawaban dari dr. Citra Roseno di sini.
Mencuci Wajah dengan Air Hangat atau Air Dingin?

Mencuci wajah adalah kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan agar kulit wajah terhindar dari masalah. Mencuci wajah dengan air merupakan metode yang paling baik karena kotoran akan lebih mudah dibersihkan, dan air yang mengenai kulit akan membuat kita merasa segar.

Namun, bagaimana dengan suhu air yang digunakan? Mencuci wajah dengan air hangat atau dengan air dingin?

Berikut ulasannya:

Mencuci wajah dengan air hangat

Sering terdengar kabar bahwa mencuci wajah dengan air hangat dapat membuka pori-pori kulit. Namun sebenarnya, pori-pori kulit tidak dapat membuka ataupun menutup. Air hangat bekerja dengan cara membilas kadar minyak berlebih dan kotoran pada permukaan kulit, serta membuat kita lebih rileks.

Ketika Anda mencuci wajah dengan air hangat, perhatikan agar suhu air tidak terlalu panas. Hal ini sering terlupakan ketika cuaca sedang dingin, dan Anda ingin mandi air hangat. Air yang terasa hangat di kulit tubuh dapat terasa terlalu panas di kulit wajah. Air yang terlalu panas justru turut menyingkirkan minyak alami kulit. Hal ini akan membuat kulit menjadi kering dan teriritasi.

Suhu air dari wastafel atau keran lebih mudah diatur daripada suhu air yang berasal dari pancuran. Oleh karena itu, air hangat yang berasal dari wastafel atau keran lebih nyaman digunakan ketika mencuci wajah.

Mencuci wajah dengan air dingin

Mencuci wajah dengan air dingin diyakini merupakan sebuah tindakan yang kurang efektif. Pasalnya, air yang dingin kurang efektif dalam membuang kotoran dan minyak berlebih pada permukaan kulit. Ibarat mencuci piring yang kotor dan berminyak, tentunya lebih mudah membersihkannya dengan air hangat. Namun demikain, penggunaan air dingin sangat dianjurkan untuk digunakan setelah wajah bersih guna memberikan efek segar pada kulit.

Kesimpulannya, air yang terlalu panas atau dingin memang bergantung pada sensitivitas suhu masing-masing individu. Oleh karena itu, gunakanlah air hangat yang tidak terlalu panas ketika Anda ingin membersihkan wajah. Pada suhu air ini, kotoran akan lebih mudah untuk dibersihkan dibandingkan dengan menggunakan air dingin. Namun untuk menambah sensasi segar, lakukan bilasan akhir dengan air dingin.

Ketika mencuci wajah, gunakanlah selalu sabun berpelembap agar kulit Anda senantiasa sehat dan terawat. Setelah mencuci wajah, keringkan wajah dengan handuk secara lembut dan jangan menggosok kulit terlalu keras agar kulit tidak teriritasi.