Apakah Anemia Bisa Sebabkan Kematian?

Oleh dr. Dina Kusumawardhani pada 17 Mar 2016, 11:09 WIB
Seseorang yang menderita anemi memiliki kadar hemoglobin yang rendah. Lalu, apakah anemia bisa sebabkan kematian? Berikut info medis dari dr. Dina Kusumawardhani.
Apakah Anemia Bisa Sebabkan Kematian?

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi. Menurut World Health Organization, jumlah penderita anemia di seluruh dunia sekitar 1,62 juta jiwa, artinya sepertiga penduduk di dunia menderita anemia.

Walaupun anemia banyak ditemukan pada wanita dan anak-anak, anemia tetap dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, usia muda, usia dewasa ataupun usia lanjut.

Apa saja penyebab anemia?

  • Diet

Kekurangan asupan zat besi, asam folat, atau vitamin B12 dapat mencegah tubuh untuk membentuk cukup sel darah merah. Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia terbanyak yang terjadi. Selain itu, tubuh juga membutuhkan vitamin c untuk membantu penyerapan zat besi.

  • Perdarahan

Perdarahan, misalnya menstruasi yang terjadi secara berlebihan, perdarahan akibat kecelakaan, dan perdarahan akibat proses operasi dapat menyebabkan terjadinya anemia.

  • Gangguan produksi sel darah merah

Kondisi ini bisa muncul sejak lahir atau setelah dewasa yang biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik. Contohnya adalah anemia aplastik, di mana sumsum tulang tidak dapat memproduksi sel darah merah. Selain bawaan lahir, anemia aplastik juga bisa disebabkan oleh obat-obatan atau penyakit infeksi tertentu.

  • Destruksi sel darah merah

Penyakit thalassemia, sickle cell anemia, dan anemia hemolitik menyebabkan tubuh menghancurkan sel darah merah lebih cepat dan lebih banyak.

  • Penyakit lain

Penyakit kronik, seperti gagal ginjal kronik dan kanker, membuat tubuh kesulitan memproduksi sel darah merah. Pada gagal ginjal kronik, kadar hormon eritropoietin turun, padahal hormon ini berfungsi untuk merangsang sumsum tulang untuk memproduksi sel darah merah.

Apa akibatnya jika seseorang menderita anemia?

Seseorang yang menderita anemia memiliki kadar hemoglobin dalam darah yang rendah. Hemoglobin ini berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, tubuh akan kekurangan oksigen yang akhirnya akan muncul gejala berupa:

  • Lemas, dan mudah lelah
  • Sulit konsentrasi
  • Sakit kepala
  • Kulit pucat
  • Sesak nafas

Apakah anemia dapat menyebabkan kematian?

Anemia yang berlangsung dalam waktu lama dan tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, otak, dan organ lainnya dalam tubuh. Kematian tentu saja dapat terjadi sebagai akibat dari anemia berat dan lama yang tidak ditangani dengan baik. Namun, risiko kematian akibat anemia jarang terjadi pada anemia ringan ataupun sedang.

Seseorang yang menderita anemia dalam waktu lama bisa mengalami aritmia, atau gangguan irama jantung. Aritmia ini dapat merusak jantung dan menyebabkan gagal jantung, hingga dapat berujung pada kematian.

Namun demikian, tidak hanya anemia yang berlangsung lama yang dapat menyebabkan berat yang berujung pada kematian. Kehilangan darah dalam waktu yang sangat cepat juga dapat menyebabkan anemia berat yang berujung pada kematian akibat tubuh kekurangan cairan.

Ingatlah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Jika Anda mengalami gejala seperti yang telah dijelaskan di atas, sebaiknya segera hubungi dokter untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.