9 Cara Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik pada Anak
searchtext customer service

Kecerdasan Kinestetik Anak dan Cara Mengembangkannya

Anak dengan kecerdasan kinestetik perlu dikembangkan dengan cara trtentu. Ketahui 9 cara mendidik anak dengan kecerdasan kinestetik di sini.
Kecerdasan Kinestetik Anak dan Cara Mengembangkannya

Setiap anak memiliki gaya belajar yang unik. Mereka memiliki cara yang berbeda-beda dalam mempelajari sesuatu. Hal ini tergantung dengan kemampuan si kecil dalam menyerap dan menyatukan beragam informasi. Salah satunya bisa melalui gerak tubuh atau kinestetik.

Anak dengan kecerdasan kinestetik yang tinggi umumnya lebih terampil dalam bidang olahraga dan seni yang menggunakan gerak tubuh, misalnya bermain bola, bermain alat musik, menari, atau berakting.

Anak dengan kecerdasan kinestetik yang menonjol biasanya juga mahir menggunakan instrumen sehingga cocok diarahkan menjadi seorang mekanik, ahli bedah, atau dokter gigi. 

Lalu, bagaimana cara mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak?  

Artikel Lainnya: Tips Membuat Anak yang Tak Pintar secara Akademis Berprestasi

Mengenal Kecerdasan Kinestetik pada Anak

Mengenal Kecerdasan Kinestetik pada Anak

Kecerdasan kinestetik bisa diketahui dengan melihat kemampuan anak dalam mengontrol gerak tubuh dan mengelola sebuah objek. Anak dengan kecerdasan kinestetik menyukai cara belajar dengan menggunakan objek. Mereka tidak menyukai gaya belajar hanya duduk diam di dalam kelas. 

Anak dengan kecerdasan kinestetik membutuhkan proses belajar melalui sentuhan, tindakan, gerakan, dan aktivitas yang bersifat hands-on. Proses belajar yang pasif seperti duduk tenang mendengarkan atau mengamati di dalam kelas membuat mereka cepat bosan. 

Cara belajar anak kinestetik adalah dengan memanipulasi objek, melakukan eksperimen dan tugas yang bersifat fisik, serta menguasai suatu keterampilan melalui pengulangan.

Cara Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak

Cara Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak

Ada beberapa cara mendidik anak dengan kecerdasan kinestetik yang bisa Ayah dan Bunda terapkan, di antaranya:

  1. Ajak Beraktivitas Fisik

Ajak anak melakukan aktivitas fisik. Lalu, minta si kecil meniru gerakan Ayah dan Bunda. Si kecil bisa diajak melakukan kegiatan fisik, seperti menyapu, mengepel, membersihkan tempat tidur, atau olahraga.

Setelah selesai, minta anak menceritakan perasaannya melakukan aktivitas tadi. Ayah dan Bunda juga bisa meminta si kecil menjelaskan prosesnya.

  1. Berikan Ruang dan Waktu untuk Bergerak 

Beri ruang dan waktu untuk anak bergerak dan mengeksplorasi kemampuannya. Letakkan barang-barang yang mudah rusak atau pecah di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan si kecil. 

Misalnya, jika si kecil memiliki ketertarikan bermain bola, ajak dia bermain bola ke lapangan terdekat. 

Artikel Lainnya: Tips Asah Kecerdasan Majemuk Anak saat Libur Sekolah

Apabila anak punya ketertarikan dengan musik, Ayah dan Bunda bisa memutar musik yang disukai anak dan minta dia untuk mengikuti iramanya. Ayah dan Bunda juga bisa mengajarkan anak bermain alat musik. Usahakan agar tidak banyak memberikan larangan, ya!

  1. Memperkenalkan Konsep atau Objek Lewat Gerakan

Anak dengan kecerdasan kinestetik lebih mudah menyerap informasi berupa gerakan. Karenanya, Ayah dan Bunda bisa memperkenalkan konsep atau objek lewat gerakan.

Misalnya, Ayah dan Bunda menjelaskan konsep “panjang” dan “pendek” menggunakan gerakan. Ayah dan Bunda juga bisa menjelaskan anggota tubuh dengan menunjuk atau memegangnya. 

  1. Bawa ke Lingkungan yang Baru dan Luas

Ketika ada waktu senggang, Ayah dan Bunda perlu mengajak anak ke tempat yang memungkinkannya bereksplorasi melalui gerakan atau memegang objek di tempat tersebut.

Contoh tempat liburan untuk anak dengan kecerdasan kinestetik yang menonjol, yaitu taman bermain, tempat olahraga, atau ruang-ruang kesenian.

  1. Rangsang Daya Kreasinya

Ayah dan Bunda juga perlu merangsang daya kreasi si kecil melalui permainan. Contoh permainan yang dimaksud, misalnya membuat istana dari pasir atau lilin, bermain balok, dan melipat kertas. 

Cara ini memungkinkan anak belajar lebih intensif dibanding sekadar menirukan sesuatu.

  1. Bantu Anak Mengeksplorasi Hobinya

Ketika anak mulai mengembangkan ketertarikan terhadap sesuatu dan menjadikannya hobi, Ayah dan Bunda bisa membantu anak mengeksplorasi hobi tersebut.

Misalnya, Ayah dan Bunda bisa mendorong si kecil berpartisipasi dalam kompetisi olahraga atau seni pertunjukkan.

  1. Belajar Sambil Bermain

Anak dengan kecerdasan kinestetik mungkin cenderung kesulitan memahami teori di dalam kelas. Karenanya, Ayah dan Bunda bisa mengajaknya belajar sambil bermain.

Misalnya, mengajarkan konsep matematika dengan bermain peran sebagai penjual dan pembeli. Kegiatan ini bisa lebih memudahkan anak dalam memahami dan mengingat pelajaran. 

  1. Mencari Solusi Lewat Gerakan

Ajak anak memecahkan masalah melalui gerakan. Caranya dengan melakukan aktivitas memperbaiki sesuatu, seperti menambal barang yang rusak. 

Aktivitas ini merangsang kemampuan anak dalam memecahkan masalah secara mandiri.

  1. Sertakan dalam Kegiatan Ekstrakurikuler

Untuk mendukung kemampuan gerak anak, Ayah dan Bunda bisa mengikutsertakannya ke dalam kegiatan ekstrakurikuler. 

Sesuaikan kegiatan dengan minat anak, misalnya taekwondo, karate, menari, futsal, berenang, atau bersepeda. 

Baca Juga

Setelah tahu cara mengembangkan kecerdasan kinestetik anak, kini Ayah dan Bunda siap menerapkannya pada si kecil? Selamat mencoba ya!

Jika Ayah dan Bunda punya pertanyaan lain seputar cara mengembangkan kecerdasan anak, konsultasikan langsung dengan psikolog melalui fitur konsultasi psikolog di KlikDokter

Tips mendidik anak juga bisa disimak dengan download aplikasi KlikDokter. KlikDokter solusi untuk #JagaSehatmu dan si kecil!

(ADT/JKT)

ARTIKEL TERKAIT

Stimulasi yang Tepat Sesuai Usia Anak

Spesialis
21 Jul

Tips Mendidik Si Kecil Agar Tidak Manja

Spesialis
18 Mar

Biskuit Bayi Membantu Pertumbuhan Gigi Anak? Ini Faktanya

Spesialis
08 Feb

Optimalkan Pertumbuhan Anak yang Alergi di Masa 1000 HPK

Spesialis
01 Des

Delapan Mitos Alergi Anak, Bagaimana Faktanya?

Spesialis
05 Nov

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
bayu
3 Bulan Lalu

Seorang anak akan merespon , kalau mendengar bunyi bunyian yg berirama ,, mungkin bisa dijelaskan dengan tulisan di atas ..

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat