Nyeri Sendi Bergejala Sama pada Setiap Orang?

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 10 Okt 2016, 10:49 WIB
Banyak yang beranggapan bahwa nyeri sendi memiliki gejala yang sama pada setiap orang. Bagaimana pandangan dunia medis?
Nyeri Sendi Bergejala Sama pada Setiap Orang?

Pernahkah Anda mengalami nyeri sendi? Sebagian besar orang mungkin akan menjawab: “Pernah”. Akibat hal ini, banyak yang beranggapan bahwa nyeri sendi memiliki gejala yang sama pada setiap orang. Bagaimana pandangan dunia medis mengenai hal ini?

Nyeri Sendi

Nyeri sendi merupakan suatu gejala yang timbul akibat suatu penyakit tertentu. Beberapa penyakit yang kerap menyebabkan gejala nyeri sendi, yakni:

  • Pengapuran sendi (osteoartritis)
  • Rematik (rheumatoid artritis)
  • Rematik gout/asam urat (artritis gout)
  • Rematik infeksi (artritis septik)

Selain penyakit di atas, nyeri sendi juga sering diakibatkan oleh penyakit lainnya –seperti masalah pada otot, tulang, tendon, atau penyakit gangguan imun

Gejala Nyeri Sendi

Gejala nyeri sendi dapat berbeda pada setiap penderitanya. Perbedaan ini disebabkan oleh jenis penyakit yang mendasari terjadinya nyeri sendi, serta derajat keparahan dari penyakit itu sendiri. Perbedaan tersebut dapat meliputi berat/ringannya gejala nyeri yang dirasakan, jumlah dan lokasi sendi yang terlibat, serta gejala lain yang menyertai keluhan nyeri sendi.

Secara umum, nyeri sendi dibagi menjadi dua kelompok –yaitu nyeri sendi yang disebabkan oleh proses peradangan (inflammatory arthritis) dan bukan proses peradangan (non-inflammatoryarthritis). Contoh nyeri sendi akibat proses peradangan adalah nyeri sendi pada penyakit rematik, rematik gout, dan rematik infeksi. Sementara itu, contoh nyeri sendi yang bukan disebabkan oleh proses peradangan adalah pengapuran sendi.

Membedakan Gejala Nyeri Sendi

Perbedaan gejala nyeri sendi yang diakibatkan oleh peradangan dan yang bukan, dapat dilihat dari ada tidaknya tanda peradangan. Pada nyeri sendi akibat peradangan, terdapat gejala peradangan –seperti kemerahan, bengkak, dan teraba hangat pada sendi yang mengalami nyeri. Sementara pada kasus nyeri sendi yang bukan disebabkan oleh peradangan, gejala tersebut tidak ada.

Gejala nyeri sendi akibat peradangan dapat terjadi lebih dari 1 jam di pagihari. Sementara gejala nyeri sendi yang bukan disebabkan oleh peradangan terjadi kurang dari 30 menit di pagi hari.

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa gejala nyeri sendi dapat bervariasi. Hal ini tergantung dari penyebab yang mendasari terjadinya nyeri sendi, serta tingkat keparahan dari penyakit tersebut. Dengan demikian, jika Anda mengalami gejala nyeri sendi, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk memastikan penyebab keluhan yang terjadi.

(NB)

Baca juga: