Latihan Penguatan Otot bagi Penderita Osteoartritis

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 10 Okt 2016, 00:00 WIB
Apakah latihan penguatan otot justru menambah rasa nyeri yang dialami penderita? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan di atas, simak fakta-fakta menarik berikut ini.
Latihan Penguatan Otot bagi Penderita Osteoartritis

Latihan penguatan otot bagi penderita osteoartritis memang masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Mungkin Anda akan bertanya, untuk apa penderita osteoatritis melakukan program latihan penguatan otot? Bukannya hal tersebut justru menambah rasa nyeri yang dialami penderita? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan di atas, simak fakta-fakta menarik berikut ini.

Osteoartritis dan Latihan Penguatan Otot

Osteoartritis dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini paling sering disebabkan oleh proses penuaan. Usia lanjut, berat badan berlebih, dan riwayat cedera sendi merupakan beberapa faktor risiko terjadinya osteoartritis.

Selain terapi obat-obatan, latihan penguatan otot adalah salah satu kegiatan yang sering dianjurkan oleh dokter bagi para penderita osteoartritis. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan otot-otot sekitar sendi yang mengalami osteoartritis. Gerakan penguatan otot yang dilakukan bervariasi, sesuai dengan lokasi sendi yang mengalami nyeri. Selain mengurangi nyeri, latihan penguatan otot pada penderita osteoartritis juga dapat meningkatkan kepadatan tulang, elastisitas sendi, kapasitas aerobik serta kesehatan psikologis penderita.

Salah satu latihan penguatan otot yang telah terbukti bermanfaat bagi para penderita osteoartritis adalah yoga. Elora Brennemandari Kanada, melakukan penelitian mengenai manfaat yoga sebagai program penguatan otot pada wanita yang mengalami osteoartritis. Secara umum, hasilnya menunjukkan bahwa yoga yang dilakukan 3 kali seminggu selama 4 bulan mampu mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot dan mobilitas para wanita yang mengalami osteoartrits pada sendi lutut.

Jadi, latihan penguatan otot penting dilakukan bagi para penderita osteoartritis karena terbukti bermanfaat secara ilmiah. Agar memberikan hasil yang optimal, program latihan ini harus dilakukan secara rutin dan teratur. Dengan demikian, osteoartritis tidak lagi menjadi halangan bagi Anda untut tetap aktif dan bebas bergerak.

(NB)

Baca juga: