3 Cara Mengurangi Selulit

Oleh dr. Atika pada 21 Dec 2016, 13:00 WIB
Merasa kurang percaya diri karena memiliki selulit? Anda tidak sendirian. Baca tiga kiat untuk mengurangi selulit berikut ini.
3 Cara Mengurangi Selulit

Banyak orang yang memiliki selulit merasa terganggu dan ingin bebas dari selulit. Sayangnya, hingga saat ini, belum terdapat satu cara spesifik yang diketahui mujarab untuk menghilangkan selulit secara 100%.

Tapi jangan khawatir! Simak tiga cara ini yang diketahui efektif untuk mengurangi selulit hingga batas tertentu:

  1. Menurunkan berat badan

Bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih, penurunan berat badan dapat mengurangi keparahan selulit. Hal ini berkaitan dengan berkurangnya jaringan lemak bawah kulit yang ‘mendesak’ lapisan dermis. Dalam sebuah penelitian dikatakan bahwa gelembung lemak akan tertarik dari dermis, saat seseorang yang memiliki selulit melakukannya.

  1. Pemijatan kulit

Penelitian menyebutkan bahwa pemijatan dapat mengurangi selulit lewat berkurangnya edema pada jaringan. Selain itu, pemijatan diyakini dapat merangsang tumbuhnya sel fibroblast, yang dapat mengurangi keaktifan dari sel lemak. Efek pemijatan yang memperlancar aliran darah juga bermanfaat untuk mengurangi selulit.

  1. Intervensi medis

Cara terakhir yang akan dijabarkan merupakan cara yang harus dilakukan di bawah pengawasan dokter.

  • Mesoterapi

Selulit dikatakan dapat berkurang dengan beberapa mesoterapi, yakni terapi suntikan zat yang dapat mengurangi lemak.

  • Krim

Krim oles juga diyakini dapat bermanfaat. Contohnya krim oles yang mengandung kafein, aminofilin, teofilin, retinol, ekstrak gingko, minyak primrose, teh hijau, dan lain-lain. Penggunaan krim oles sangat dianjurkan dilakukan di bawah pemantauan dokter.

  • Radiofrekuensi

Selain mesoterapi dan krim, intervensi medis lain yang dapat mengurangi selulit adalah ‘pemanasan’ kulit secara terukur. Metode ini menggunakan sinar radiofrekuensi hingga suhu 52-55 derajat Celcius. Peningkatan suhu diyakini dapat mengurangi adipogenesis, suatu proses pembentukan lemak.

  • Sedot lemak

Sedot lemak termasuk salah satu cara yang sering digadang-gadangkan untuk mengurangi selulit. Meskipun mekanismenya tampak masuk akal, sedot lemak sesungguhnya masih kontroversial. Salah satu efek negatif yang mungkin terjadi adalah depresi atau menurunnya permukaan kulit.

Intervensi medis lainnya adalah penggunaan laser Nd:YAG, sinar inframerah, ultrasonografi, hingga pembedahan.

Penting untuk diketahui bahwa umumnya intervensi-intervensi tersebut belum ada yang menghasilkan penghilangan selulit secara 100%. Selain itu, terdapat risiko efek samping dan tentunya biaya yang dibutuhkan tidak sedikit.

Semoga informasi ini membantu!

 [RS/RH]

Baca Juga: