Cara Mandi yang Tepat untuk Cegah Kulit Kering

Oleh dr. Melyawati Hermawan Sp.KK pada 08 Jun 2016, 14:36 WIB
Kulit kering dapat terjadi pada siapa saja. Salah satu kebiasaan yang dapat menyebabkan kulit kering adalah mandi yang tidak tepat. Berikut info medis dari dr. Melyawati Hermawan, Sp.KK.
Cara Mandi yang Tepat untuk Cegah Kulit Kering

Kulit menghasilkan minyak alamiah yang berguna untuk melindungi kulit dari kekeringan. Namun tanpa disadari, banyak hal yang kita lakukan sehari-hari menyebabkan minyak alamiah ini berkurang dan kulit menjadi kering.

Salah satu rutinitas sehari-hari yang sering menyebabkan kulit menjadi kering adalah kebiasaan mandi yang salah. Berikut tips cara mandi yang baik untuk kulit kering:

  • Jangan mandi terlalu lama ataupun terlalu sering

Mandi terlalu lama ataupun terlalu sering dapat menghilangkan minyak alamiah kulit. Batasi waktu mandi Anda menjadi  5-10 menit dan cukup mandi 1-2 kali sehari, tergantung aktivitas sehari-hari.

  • Jangan mandi dengan air yang terlalu panas

Bila cuaca sedang dingin, mandi dengan air panas terdengar sangat menyenangkan. Namun, perlu Anda ketahui bahwa air panas akan lebih mudah menghilangkan minyak dari permukaan kulit, dibandingkan dengan air hangat, sehingga akan dengan cepat membuat kulit terasa kering. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan suhu air mandi yang Anda gunakan. Oleh karena itu, sebaiknya air mandi yang Anda gunakan jangan melebihi panas dari suhu tubuh Anda.

  • Gunakan sabun berpelembap

Dibandingkan memilih sabun biasa dengan busa yang berlimpah, akan lebih baik apabila Anda dapat memilih sabun berpelembap yang lembut, tidak mengandung detergen, dan tidak menggunakan pengharum terlalu kuat. Sabun tanpa detergen biasanya ditandai dengan busa yang tidak banyak.

Mandi dengan sabun berpelembap memang terkadang dirasakan tidak nyaman bagi beberapa orang. Pasalnya, setelah mandi kulit tidak terasa kesat dan malah terasa licin. Padahal, rasa licin ini bukan karena sabun tidak terbilas dengan bersih, namun karena kandungan pelembap yang ditinggalkan di permukaan kulit. Jadi bagi Anda yang berkulit kering, sebaiknya pilihlah jenis sabun yang berpelembap, yang bisa dikenali dari sensasi licin setelah sabun tersebut dibilas. Namun apabila Anda memiliki kulit yang sangat sensitif, Anda dapat memilih jenis sabun dengan label "kulit sensitif" atau "hipoalergenik" yang tidak mengandung pengawet, pengharum, ataupun pewarna.

Selain cara di atas, Anda juga perlu untuk segera memakai pelembap di kulit Anda setelah mandi, ketika kulit Anda masih terasa lembap dan dingin. Hal ini dilakukan untuk mengunci kelembapan di kulit Anda secara efektif. Selain itu, biasakan pula untuk mengeringkan tubuh dengan cara menepuk-nepuk permukaan kulit menggunakan handuk, bukan dengan cara digosok.