7 Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah

Oleh dr. Melyawati Hermawan Sp.KK pada 08 Jun 2016, 14:46 WIB
Pori-pori wajah yang terlihat besar memang terkadang menganggu penampilan. Lalu, bagaimana cara mengecilkan pori-pori wajah yang besar dan tampak mengganggu tersebut? Berikut info medis dari dr. Melyawati Hermawan, Sp.KK.
7 Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah

Apakah Anda pernah melihat wajah Anda lewat kaca dan melihat banyak pori-pori besar di permukaan kulit wajah? Wajah terdiri dari banyak pori-pori dan terkadang pori-pori ini dapat sedemikian besarnya sehingga terlihat dengan jelas.

Pori-pori merupakan tempat di mana kita bisa menemui folikel rambut, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak. Pori-pori berguna sebagai jalan untuk mengeluarkan toksin atau racun dari tubuh, meregulasi suhu tubuh, dan melembapkan kulit.

Namun sayangnya, tumpukan kotoran, minyak yang dihasilkan, make up yang digunakan dapat dengan mudah menutup pori-pori sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah kulit, mulai dari kulit kusam hingga kulit berjerawat.

Perlu diketahui bahwa pada dasarnya kita tidak bisa benar-benar mengecilkan pori-pori wajah. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalkan tampilan pori-pori tersebut.

Untuk meminimalkan tampilan pori-pori yang besar, Anda harus mengetahui terlebih dahulu faktor-faktor penyebabnya. Beberapa penyebab utama pori-pori besar adalah kulit berminyak, usia, dan jenis kelamin.

Kulit berminyak cenderung memiliki pori-pori yang besar karena minyak yang diproduksi bersama dengan kotoran di permukaan kulit akan menyebabkan kulit menjadi lebih sembap dan pori-pori terlihat membesar.

Selain itu, faktor usia juga turut mempengaruhi kondisi pori-pori besar. Semakin tua, elastisitas kulit akan berkurang sehingga pori-pori terlihat lebih besar. Demikian juga dengan proses penuaan ekstrinsik akibat sinar matahari ataupun radikal bebas yang akan membuat kulit mati menumpuk dan merusak kolagen kulit sehingga pori-pori akan menjadi semakin besar.

Faktor penyebab pori-pori besar lainnya adalah jenis kelamin. Kaum pria cenderung memiliki pori-pori yang lebih besar. Namun, wanita juga terkadang mengeluhkan pori-porinya nampak lebih besar akibat perubahan hormonal, seperti saat sedang haid. Terkait ukuran pori-pori yang berbeda antar individu, faktor genetik jelas berkontribusi. Artinya, apabila ayah atau ibu Anda memiliki ukuran pori-pori yang besar, Anda juga berkemungkinan untuk memiliki pori-pori yang cenderung besar.

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk meminimalkan tampilan pori-pori wajah yang membesar, yakni:

1. Menjaga Kulit selalu bersih

Kulit yang bersih akan mengurangi risiko penumpukan minyak dan kotoran di permukaan kulit. Gunakan pembersih wajah minimal 2 kali sehari, tergantung dengan tipe kulit dan aktivitas yang Anda lakukan. Namun, jangan sampai membersihkan wajah terlalu sering juga. Pasalnya, hal tersebut cenderung akan membuat kulit menjadi kering dan justru akan menghasilkan lebih banyak minyak sebagai kompensasinya.

Bila kulit tidak terlalu kering, Anda dapat menggunakan toner atau penyegar setelah membersihkan wajah. Toner akan membersihkan sisa kotoran dan sel kulit mati sehingga dapat mencegah penumpukan pada permukaan kulit. Selain itu, Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan produk pengelupas baik kimiawi (asam hidroksi) atau mekanik (scrub, dan kain lap) untuk membantu mengangkat sel kulit mati dari wajah Anda.

2. Pilih produk kosmetika non-komedogenik

Secara naluri, Anda pasti akan berusaha menutupi pori-pori yang membesar dengan kosmetik. Namun ada baiknya apabila Anda memperhatikan jenis kosmetik yang Anda gunakan. Jangan sampai kosmetik yang Anda gunanakan malah memperparah tampilan wajah Anda.

Untuk produk pelembap, pilihlah pelembap non-komedogenik yang tidak menyumbat pori-pori. Pelembap ini akan menjaga kelembapan dan elastisitas kulit sehingga kulit menjadi lebih halus dan meminimalkan tampilan pori-pori di wajah Anda. Begitu juga dengan jenis kosmetik lainnya, seperti bedak, perona pipi, dan kosmetil lainnya, pilihlah jenis kosmetik yang non-komedogenik. Hal lain yang terkadang luput dari perhatian adalah produk kosmetik untuk rambut. Biasakan untuk memakai produk yang bersifat oil-free, terutama bagi Anda yang memiliki rambut panjang atau berponi.

3. Gunakan tabir surya di pagi dan siang hari

Tabir surya akan mengurangi risiko penuaan kulit akibat sinar matahari, sehingga dengan rutin menggunakan tabir surya, pori-pori yang membesar tidak akan bertambah parah.

4. Lap minyak berlebih dari wajah secara rutin

Banyak produk penyerap minyak yang beredar di pasaran, Anda dapat memilih yang sesuai untuk Anda. Namun sebenarnya, membersihkan minyak berlebih dari wajah dapat dilakukan cukup dengan menggunakan tisu biasa. Pasalnya, tisu biasa juga dapat menyerap minyak dengan baik. Ingat less oil, less pore.

5. Perhatikan suhu

Pahamilah bahwa saat kita berkeringat atau merasa panas, pori-pori akan membesar. Jadi sebaiknya setelah berada di lingkungan yang panas atau setelah berolahraga, segera cuci wajah menggunakan air dingin. Sebagai tambahan, Anda juga dapat menggunakan kantong kecil berisi air dingin atau es batu pada wajah sebelum mengaplikasikan kosmetik, di mana kulit akan terasa lebih kencang sehingga pori-pori terlihat lebih kecil.

6. Jangan terlalu sering menyentuh wajah

Individu yang merasa kulitnya bermasalah, cenderung lebih sering memegang atau menyentuh kulit wajahnya. Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi kotor dan pori-pori membesar.

7. Perhatikan pola makan

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung minyak dan tinggi lemak dapat menyebabkan kulit menjadi berminyak. Sebagai alternatif, perbanyak konsumsi makan rendah lemak, sayuran, serta buah-buahan, dan jangan lupa untuk menjaga kecukupan hidrasi tubuh dengan minum minimal 8 gelas air per hari.

Bila pori-pori wajah masih dirasakan besar dan mengganggu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendiskusikan berbagai pilihan yang dapat dilakukan untuk masalah kulit yang Anda alami.